9.054 Keluarga di Natuna Terima Bantuan Beras, Cen Sui Lan Pastikan Tepat Sasaran
Natuna, resonansi.co — Sebanyak 9.054 keluarga di Kabupaten Natuna kembali mendapat bantuan pangan berupa beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran bantuan tersebut resmi diluncurkan di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat (28/8/2026).
Launching penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu dihadiri langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan. Bantuan disalurkan oleh Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Namun, kunjungan Bupati Cen Sui Lan ke Bunguran Selatan tidak hanya soal penyaluran beras.
Di tempat yang sama, pemerintah juga menghadirkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Puskesmas Bunguran Selatan. Sejumlah dokter turut dibawa untuk memberikan edukasi, konsultasi hingga pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada warga.
Cen mengatakan, meningkatnya jumlah penerima bantuan pada periode kali ini merupakan hasil dari proses penyesuaian dan pemutakhiran data penerima manfaat.
Menurutnya, pembaruan data perlu dilakukan secara berkala agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Artinya yang mendapatkan adalah mereka yang benar-benar membutuhkan. Setiap bulan akan ada pengkinian data,” ujar Cen Sui Lan.
Untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, total bantuan yang disalurkan mencapai 271,62 ton beras untuk 9.054 keluarga penerima manfaat yang tersebar di seluruh Kabupaten Natuna.
Di Kecamatan Bunguran Selatan, jumlah penerima bantuan pangan juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Salah satunya terjadi di wilayah Cemaga Induk.
Camat Bunguran Selatan Marzuin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Natuna sekaligus pelaksanaan penyaluran bantuan pangan dan CKG di wilayah tersebut.
Ia mengingatkan masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkan beras yang diterima sebaik-baiknya. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini adalah upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Marzuin.
Marzuin menjelaskan, pada periode pertama jumlah penerima bantuan di Cemaga Induk tercatat sekitar 83 penerima. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 129 penerima pada periode kedua.
Kenaikan itu menjadi gambaran bahwa proses pemutakhiran data terus dilakukan untuk memastikan masyarakat yang masuk kategori penerima manfaat dapat memperoleh bantuan sesuai ketentuan.
Selain bantuan pangan, masyarakat Bunguran Selatan juga mendapat kesempatan memeriksakan kondisi kesehatan secara gratis melalui program CKG.
Pelayanan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran dokter spesialis yang memberikan layanan kepada masyarakat.
Empat dokter spesialis yang dijadwalkan memberikan pelayanan terdiri dari spesialis anak, kandungan, penyakit dalam, dan bedah. Selain itu, turut hadir empat dokter residen dari bidang neurologi, psikiatri, mata, dan THT.
Dengan demikian, kedatangan pemerintah ke tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan bantuan pangan, tetapi sekaligus membuka akses pelayanan kesehatan secara langsung.
Di penghujung kegiatan, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Marzuin mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan merusak lingkungan.(Zaki)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

