Apresiasi Pencetak Gol, Raja Mustakim Beri Bonus Usai Batu Gajah Taklukkan Kelarik Utara

Natuna, resonansi.co - Gol tunggal menjadi penentu kemenangan Batu Gajah FC saat menghadapi tim tuan rumah Kelarik Utara FC dalam Kompetisi Sepak Bola Antar Desa se-Kabupaten Natuna di Lapangan Sepak Bola Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara, Jumat sore (14/8/2026).

Bermain di hadapan ratusan masyarakat yang memadati lapangan, Batu Gajah FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0. Gol kemenangan tersebut dicetak Rahmad Wijaya, yang tampil menjadi salah satu pemain penting bagi timnya.

Gol tunggal Rahmad mendapat apresiasi khusus dari Founder Yayasan Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN), H. Raja Mustakim. Sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi para pemain, Raja Mustakim memberikan bonus pribadi kepada Rahmad sebagai pencetak gol kemenangan.

Bagi Rahmad, bonus tersebut bukan sekedar penghargaan atas gol yang dicetaknya, tetapi juga atas kerjasama tim di lapangan hijau. Bonus yang diterima juga menjadi tambahan semangat untuk terus memberikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. H. Raja Mustakim turut berbaur bersama masyarakat Kelarik Utara menyaksikan jalannya pertandingan dari pinggir lapangan.

Ia hadir bersama Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Natuna Hadi Candra, Staf Khusus Bupati Natuna Eri Marka, Ketua Yayasan KPDN Harsono beserta pengurus, Camat Bunguran Utara Wan Adriadi, serta Kepala Desa Klarik Utara Zapridin.

Ratusan warga Kelarik Utara juga tumpah ruah menyaksikan pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran Raja Mustakim di tengah masyarakat tidak hanya memberikan dukungan terhadap pertandingan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat olahraga dan kebersamaan antarwarga desa.

Bonus bagi pencetak gol pun menjadi warna tersendiri dalam pertandingan tersebut. Selain memacu semangat pemain untuk mencetak gol, perhatian itu menunjukkan bahwa perjuangan para pesepak bola desa mendapat tempat dan penghargaan di tengah masyarakat.

Kompetisi sepak bola antar desa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang mencari kemenangan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta menghidupkan semangat kebersamaan masyarakat Natuna dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Zaki

 

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru