Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei

ICHINOMIYA — Tim bulu tangkis putri Indonesia mengawali kiprah di Asian Games 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi Mongolia pada babak 16 besar nomor beregu putri, Indonesia menang telak 3-0 di Ichinomiya, Minggu (20/9/2026).

Kemenangan Indonesia dibuka oleh tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan menghadapi Tselmeg-Od Enkhlen. Putri menang dua gim langsung dengan skor 21-4, 21-4.

Pada pertandingan kedua, pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kembali memperbesar keunggulan Indonesia. Mereka mengalahkan pasangan Chuluunbat Khulangoo/Ganbat Enkhjin dengan skor 21-3, 21-7.

Thalita Ramadhani Wiryawan kemudian memastikan kemenangan Indonesia setelah menundukkan Kherlenbaatar Sarangua 21-3, 21-5.

Dua pertandingan lainnya, yakni ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, tidak dimainkan karena Indonesia sudah memastikan kemenangan 3-0.

Putri Kusuma Wardani mengaku senang dapat membuka pertandingan dengan kemenangan. Menurutnya, laga melawan Mongolia juga menjadi kesempatan untuk kembali merasakan kondisi lapangan sebelum menghadapi lawan berikutnya.

"Alhamdulillah, pastinya senang bisa membuka laga pertama dengan kemenangan. Hari ini ketemu Mongolia, di lapangan tadi lebih ke mencoba feeling-feeling untuk ke pertandingan selanjutnya," ujar Putri dikutip dari laman resmi PBSI.

Ia menyebut kondisi lapangan tidak banyak berubah dibandingkan saat dua kali menjalani tes lapangan. Hanya terdapat sedikit angin yang perlu diantisipasi.

Putri juga menegaskan bahwa tim putri Indonesia berusaha menjalani pertandingan satu demi satu meski tidak terlalu diunggulkan.

"Kami di dalam tim mencoba untuk nothing to lose, berpikirnya satu pertandingan demi satu pertandingan. Hari ini menang langsung fokus lagi yang selanjutnya. Dibawa enjoy dan saling menyemangati," katanya.

Sementara itu, Thalita menyebut tim sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi Chinese Taipei.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar hari ini, tanpa cedera juga. Cukup excited main di Asian Games. Pastinya ingin menampilkan yang terbaik, mencoba main semaksimal mungkin dan ingin terus menyumbang poin kalau dipercaya untuk turun," ujar Thalita.

Thalita mengatakan pertandingan melawan Mongolia menjadi bagian dari proses adaptasi untuk menghadapi kondisi lapangan pada pertandingan berikutnya. Ia juga menyadari kekuatan sektor tunggal Chinese Taipei cukup merata.

"Hari ini belajar adaptasi biar lusa melawan Chinese Taipei sudah tahu bagaimana cara mengatasi kendala di lapangan. Tunggal Chinese Taipei mempunyai peringkat-peringkat yang cukup tinggi, kekuatan mereka merata jadi saya harus mewaspadainya," katanya.

Untuk menghadapi pertandingan tersebut, Thalita berencana mempelajari rekaman pertandingan calon lawannya.

"Saya akan pelajari video-video permainan mereka untuk bisa tampil maksimal," tukasnya. Rz

Editor : Reza MF
Tag : # badminton



Bagikan

Berita Terbaru