Exit Tol XIII Koto Kampar Tumbuhkan Aktivitas Ekonomi, Agen BRILink Jadi Andalan

KAMPAR – Keberadaan Exit Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat antara Riau dan Sumatera Barat, tetapi juga mulai mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di kawasan tersebut.

Sebagai salah satu akses utama yang menghubungkan dua provinsi, kawasan pintu keluar tol di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, kini menjadi titik persinggahan bagi ribuan pengguna jalan setiap harinya. Kondisi itu membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat, termasuk layanan perbankan melalui Agen BRILink.

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Agen BRILink Reval yang berada tepat di kawasan Exit Tol XIII Koto Kampar. Lokasi yang strategis membuat agen tersebut menjadi pilihan pengguna jalan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Riau maupun Sumatera Barat.

Pemilik Agen BRILink Reval, Revaldo Almeta (19), mengatakan aktivitas transaksi mengalami peningkatan terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

"Rata-rata transaksi yang paling banyak adalah pengisian kartu tol. Selain itu ada juga tarik tunai, setor tunai dan transaksi perbankan lainnya," kata Revaldo, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, dalam sehari jumlah transaksi dapat mencapai 30 hingga 40 transaksi. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat selama masa libur sekolah Juni 2026 seiring bertambahnya volume kendaraan yang melintas di jalur penghubung Riau-Sumbar tersebut.

Meski hanya beroperasi dari sebuah kios sederhana berukuran 2 x 3 meter, layanan yang disediakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan pengguna jalan yang memerlukan akses perbankan secara cepat tanpa harus mencari kantor bank atau mesin ATM.

Keberadaan Agen BRILink juga menjadi solusi selama periode libur panjang ketika sebagian layanan perbankan tidak beroperasi secara penuh. Masyarakat tetap dapat melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, setor tunai, transfer, pembayaran tagihan hingga pengisian saldo kartu tol.

Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim liburan, Revaldo mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk menjaga ketersediaan saldo dan memperpanjang kesiapan layanan setiap hari.

"Kami tetap buka setiap hari agar masyarakat yang melintas bisa tetap melakukan transaksi dengan mudah," ujarnya.

Seiring berkembangnya arus lalu lintas di Exit Tol XIII Koto Kampar, kawasan tersebut kini tidak hanya berfungsi sebagai pintu gerbang transportasi, tetapi juga mulai tumbuh sebagai simpul ekonomi baru.

Kehadiran berbagai usaha pendukung, mulai dari kuliner, ritel hingga layanan keuangan, menjadi indikator meningkatnya perputaran ekonomi di wilayah yang menjadi penghubung utama Riau dan Sumatera Barat tersebut.

Dengan tingginya mobilitas kendaraan dan aktivitas masyarakat, kawasan Exit Tol XIII Koto Kampar diproyeksikan terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kampar. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Ekonomi



Bagikan

Berita Terbaru