Jalan Kabupaten di Siak Empat Tahun Rusak Parah, Warga Gotoroyong Lakukan Perbaikan
SIAK – Jalan Kabupaten di Desa Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, kembali menjadi sorotan. Jalan aspal kelas III dengan kapasitas 8 ton tersebut hancur setelah dilalui kendaraan berat 40 ton angkutan cangkang milik PT Ekasapta Paramita Energi (PT EPE) yang membuat stok file di jalan Sungai Rawa.
Aspal yang dibangun tahun 2021 tersebut hancur tahun 2023 dan sudah empat tahun terakhir, ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu mengalami kerusakan parah dan hingga kini belum mendapat penanganan yang memadai.
Atas kerusakan jalan aspal Sungai Rawa yang saat ini berlumpur saat hujan dan berdebu saat musim panas, menimbulkan keprihatinan masyarakat setempat dan dilakukan kegiatan gotoroyong perbaikan jalan 6 Juli 2026 kemaren.
Tokoh muda Desa Sungai Rawa, Firdaus Selasa (21/7/2026) menjelaskan, kerusakan jalan Sungai Rawa telah memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian warga setempat.
"Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan kendaraan melintas. Sebaliknya, ketika cuaca panas, debu tebal beterbangan dan mengganggu kesehatan masyarakat," kata Firdaus.
Menurutnya, masyarakat tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut, beberapa waktu lalu warga bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya dengan kemampuan yang terbatas.
"Kami memang bergotong royong memperbaiki Jalan Sungai Rawa ini. Itu hanya bentuk kecil perjuangan masyarakat. Namun, dengan anggaran yang sangat terbatas, perbaikan tersebut tentu tidak maksimal," ujarnya.
Firdaus mengaku kecewa adanya pembiaran kendaraan bertonase berat 40 ton melintasi jalan Sungai Rawa, kerusakan terus meluas dan semakin membahayakan pengguna jalan.
"Kami sangat menderita dengan kondisi jalan ini. Kalau hujan jalan berlumpur, kalau panas debunya sangat tebal. Sudah empat tahun kami merasakan kondisi seperti ini, kita minta Bupati menghentikan aktivitas angkutan PT EPE dengan kapasitas 40 ton," kata Firdaus.
Firdaus menilai, penyebab utama rusaknya jalan adalah tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dengan batas kemampuan menahan beban maksimal sekitar delapan ton.
"Jalan Kabupaten ini tonasenya hanya delapan ton. Sementara truk yang melintas membawa muatan lebih dari 30 ton, bahkan sampai 40 ton. Bagaimana jalan ini tidak cepat rusak," tegasnya.
Masyarakat setempat mengetahui, salah satu penyumbang terbesar kerusakan jalan di Sungai Rawa berasal dari truk-truk pengangkut cangkang sawit milik PT Ekasapta Paramita Energi (PT EPE).
Menurutnya, kendaraan berukuran besar tersebut setiap hari melintasi ruas Jalan Sungai Rawa dengan muatan yang jauh melampaui kapasitas jalan.
Selain menghambat mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang semakin rusak juga kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Firdaus berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata, termasuk melakukan perbaikan permanen serta memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang melanggar batas tonase agar kerusakan jalan tidak terus berulang. *"
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

