Kemenko PMK Dorong Daerah Antisipasi Kekeringan
JAKARTA - Menghadapi musim kemarau, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno melalui Deputi Bidang Koordinasi Penanganan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lilik Kurniawan meminta agar semua kepala daerah memastikan masyarakat tetap aman, terpenuhi kebutuhan air dan pangan, serta aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan.
Lilik Kurniawan menyebutkan, memastikan masyarakat tetap aman menjadi hal yang penting, karena fenomena elnino ini berpotensi memicu musim kemarau yang lebih kering dan panjang dibandingkan kondisi normal.
Jelas dia, BMKG telah memprediksikan puncak kekeringan ekstrem terjadi pada bulan Juli hingga September 2026. Karena itu katanya, ini harus menjadi perhatian bersama bagaimana memastikan kondisi masyarakat tetap kondusif.
"Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, masalah elnino ini dampak yang ditimbulkan adalah kekeringan dan juga kebakaran dan lahan," katanya, dalam rakor pengendalian inflasi sekaligus arahan menghadapi elnino, disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (29/6/26).
Lilik Kurniawan melanjutkan, ada beberapa poin arahan Menko PMK terkait kekeringan ini, diantaranya diharapkan kepala daerah untuk segera memetakan sumber air baru yang bisa dimanfaatkan di daerah pada saat terjadi kekeringan.
Kemudian kata dia, bila masih terjadi hujan di daerah, perlu melakukan kampanye terkait dengan panen air hujan, pengendalian konsumsi air yang berlebihan perlu coba untuk dikurangi.
"Kemudian sosialisasi pemerintah untuk membuat rencana kontijensi kedaruratan untuk kekeringan, kemudian kita bisa menyiapkan mobil tanki sumber air yang bisa kita ambil kemudian kita distribusikan pada daerah yang terdampak," ujar dia.
Ditjen PMK menambahkan, selain kekeringan, dampak elnino juga bisa memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kata dia dalam rangka antisipasi dan adaptasi kebakaran hutan dan lahan, pemerintah daerah juga perlu memetakan sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk pembasahan dan pemadaman pada saat kebakaran hutan dan lahan.
Kemudian melakukan patroli terpadu bersinergi dengan TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api, serta kementerian/lembaga terkait di antaranya BNPB, Kementerian Kehutanan, BMKG, untuk mengawasi secara langsung desa-desa yang selama ini masuk dalam kategori rawan Karhutla, dan segera melakukan pemadaman dini apabila terjadi kebakaran.
"Rencanakan untuk membuat modifikasi cuaca bersama dengan BMKG dan BNPB sejak awal musim kemarau untuk mengisi cadangan air, membasahi lahan gambut dan menekankan resiko kekeringan sebelum puncak musim kemarau tiba," tutupnya. Mila
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

