MTQ ke-55 Kampar Resmi Dibuka, Ahmad Yuzar Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Al-Quran

GUNUNG SAHILAN – Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan, Ahad (11/10/2026) malam.

Ia mengajak masyarakat tidak hanya melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Kampar, dilanjutkan dengan pemukulan rebana oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., anggota DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh nuansa religius. Ribuan masyarakat dari Kecamatan Gunung Sahilan dan sekitarnya memadati lokasi acara untuk menyaksikan pembukaan ajang syiar Islam tahunan tersebut. Suasana semakin semarak dengan penampilan tari kolosal yang menggambarkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat.

Rangkaian pembukaan diawali dengan penyerahan piala bergilir dari Kecamatan Tambang selaku juara umum MTQ ke-54 kepada Bupati Kampar, yang kemudian diserahkan kepada ketua panitia MTQ ke-55 untuk diperebutkan kembali oleh para peserta tahun ini.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi dalam seni membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan momentum memperkuat kecintaan umat terhadap kitab suci, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Al-Qur’an adalah fondasi bagi prestasi yang akan menuntun umat dalam mengarungi kehidupan di dunia, terutama bagi generasi muda Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menjelaskan, MTQ juga menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dan bakat dalam berbagai cabang perlombaan, mulai dari seni baca dan hafalan Al-Qur’an hingga penafsiran serta penulisan kandungan kitab suci tersebut.

Karena itu, Bupati meminta seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar berpartisipasi aktif dalam semua cabang yang diperlombakan. Ia juga berpesan kepada dewan hakim dan peserta agar menjunjung tinggi integritas serta sportivitas selama kompetisi berlangsung.

“Kepada dewan hakim dan peserta, saya berpesan agar menjaga integritas dan nilai-nilai sportivitas. Tampilkan kemampuan sebaik-baiknya dan raihlah prestasi setinggi-tingginya,” katanya.

Ahmad Yuzar turut mengimbau masyarakat Kabupaten Kampar agar semakin meluangkan waktu untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Menurutnya, pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk akhlak mulia, menumbuhkan kasih sayang, serta memperkuat kepedulian dan sikap saling mengayomi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Melalui MTQ ini, mari kita lantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya, kemudian kita bumikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita baca dan kita perlombakan, tetapi harus kita pahami, hayati, dan amalkan sebagai pedoman hidup,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kemeriahan acara maupun jumlah peserta yang meraih juara, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesadaran masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Untuk itu, Ahmad Yuzar mendorong penguatan pembinaan generasi Qur’ani melalui keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan sosial. Salah satu upaya yang perlu kembali digalakkan adalah gerakan Magrib Mengaji sebagai sarana membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita meninggikan kalimat Allah, membumikan Al-Qur’an, dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, pembinaan Al-Qur’an harus terus kita galakkan, termasuk menghidupkan kembali gerakan Magrib Mengaji di tengah masyarakat,” tambahnya.

Bupati berharap MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar yang berlangsung pada 11–17 Oktober 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan dapat melahirkan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi Qur’ani yang berprestasi dan memiliki akhlak mulia.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, pendidik, orang tua, hingga generasi muda, untuk bersama-sama mendukung pembinaan Al-Qur’an. Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia tingkat kabupaten dan kecamatan, para peserta dari 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar, serta masyarakat Gunung Sahilan yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ ke-55.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si.; Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.; anggota DPRD Kabupaten Kampar; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd.; Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Si.; Ketua Harian LPTQ Kampar Dr. H. Erman Gani, M.A.; para asisten dan staf ahli bupati; kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar; Camat Gunung Sahilan Sri Nuryani; para camat se-Kabupaten Kampar; ninik mamak Kenegerian Gunung Sahilan; serta undangan lainnya.

Melalui penyelenggaraan MTQ ke-55 ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap syiar Islam semakin kuat, persaudaraan masyarakat semakin erat, dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Kabupaten Kampar yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Adv

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru