Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta untuk Juara Pertama MTQ Nasional XXXI 2026

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan bonus hingga Rp200 juta bagi kafilah yang berhasil meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dukungan tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong prestasi kafilah Riau di tingkat nasional. Selain menyiapkan penghargaan, Pemprov Riau juga memberikan perhatian terhadap proses pembinaan dan Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi kompetisi tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran bonus bagi peserta yang berhasil meraih prestasi. Besaran penghargaan disesuaikan dengan peringkat yang diperoleh masing-masing peserta.

"Untuk juara pertama telah dianggarkan bonus sebesar Rp200 juta, juara kedua Rp150 juta, dan juara ketiga Rp100 juta. Ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap prestasi yang diraih para kafilah Riau," ujar Syahrial, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, pemberian bonus tersebut merupakan penghargaan atas perjuangan, kerja keras, serta dedikasi para peserta yang telah melalui berbagai tahapan seleksi dan pembinaan.

Ia berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi seluruh kafilah untuk tampil maksimal, percaya diri, dan membawa nama baik Provinsi Riau di ajang nasional.

"Bonus ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan, kerja keras, dedikasi, dan prestasi para putra-putri terbaik Riau dalam membawa nama daerah di tingkat nasional. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaiknya," katanya.

Syahrial menegaskan, target prestasi memang menjadi salah satu perhatian dalam keikutsertaan Riau pada MTQ Nasional XXXI. Namun, ia mengingatkan agar para peserta tidak hanya berorientasi pada perolehan juara, melainkan juga menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan menunjukkan hasil pembinaan selama ini.

"Yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama Riau meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah," ungkapnya.

Selain kesiapan teknis dan kemampuan masing-masing peserta, Syahrial juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional di Semarang.

Pesan tersebut, katanya, sejalan dengan arahan pimpinan agar para kafilah tidak hanya memiliki kemampuan dan penguasaan ilmu Al-Qur'an, tetapi juga mencerminkan kepribadian serta perilaku yang baik.

"Pesan Bapak Gubernur adalah tetap menjaga akhlak karena ada sesuatu yang lebih tinggi daripada ilmu. Karena itu, kemampuan yang dimiliki harus berjalan bersama kepribadian yang baik," tutupnya. Adv

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru