Rapat Paripurna DPRD Kampar, Pemkab dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026
KAMPAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 di Bangkinang, Senin (31/8/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kampar, Iib Nursaleh.
Dalam sambutannya, Iib Nursaleh mengatakan penandatanganan nota kesepakatan perubahan KUA dan PPAS merupakan tahapan penting dalam siklus penganggaran daerah.
Menurutnya, dokumen KUA-PPAS menjadi salah satu acuan dalam menentukan skala prioritas pembangunan daerah, sehingga penyusunannya harus memperhatikan kebutuhan masyarakat serta kemampuan fiskal daerah.
"Dokumen KUA-PPAS merupakan dokumen penting dalam siklus penganggaran daerah dan menjadi acuan dalam menentukan skala prioritas pembangunan daerah," ujar Iib.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa penandatanganan KUA-PPAS perubahan menjadi salah satu tahapan penting sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2026.
Menurut Ahmad Yuzar, kesepakatan tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan di Kabupaten Kampar di tengah perkembangan kondisi fiskal daerah.
Ia menjelaskan, dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS terjadi sejumlah penyesuaian terhadap struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.
Untuk pendapatan daerah, pada APBD murni Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp2,578 triliun. Setelah pembahasan perubahan KUA-PPAS, pendapatan daerah menjadi sekitar Rp2,573 triliun.
"Memang terdapat pengurangan sekitar Rp14 miliar. Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan sekitar Rp33 miliar," kata Ahmad Yuzar.
Dari sisi belanja daerah, APBD murni 2026 sebelumnya sebesar Rp2,652 triliun. Setelah dilakukan penajaman skala prioritas, rasionalisasi serta sinkronisasi program, belanja daerah dalam perubahan APBD menjadi sekitar Rp2,666 triliun atau bertambah sekitar Rp13 miliar.
Sementara pada sisi pembiayaan daerah, penerimaan netto yang sebelumnya berada di angka sekitar Rp60 miliar, setelah pembahasan meningkat menjadi sekitar Rp90 miliar.
Ahmad Yuzar juga menyampaikan bahwa pembiayaan bersih tersebut telah memperhitungkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025. Dengan hasil tersebut, posisi pembiayaan dapat diseimbangkan menjadi nol rupiah.
Dengan telah ditandatanganinya nota kesepakatan perubahan KUA dan PPAS, Pemkab Kampar dinilai telah memiliki landasan dalam melanjutkan tahapan penyusunan Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2026.
Bupati Kampar kemudian meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan menyusun rencana kerja dan menyesuaikan program sebagai implikasi dari perubahan APBD 2026.
Ia berharap seluruh proses penyusunan anggaran tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Seluruh OPD diharapkan segera bergerak menyusun rencana kerja sebagai implikasi dari perubahan anggaran 2026, sehingga kebijakan anggaran ini memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat," pungkasnya. HP
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

