Revisi FIM, Kiandra Ramadhipa Naik ke Posisi Keempat Race Pertama Misano

MISANO — Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa naik ke posisi keempat pada race pertama seri terakhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu (18/10/2026).

Perubahan posisi tersebut terjadi setelah Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) merevisi hasil balapan akibat kesalahan sensor batas lintasan.

Dikutip dari Antara, Senin (19/10/2026), Kiandra yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing sebelumnya berada di posisi ke-10 dalam hasil resmi awal. Ia mendapat tambahan waktu enam detik karena dinilai tidak menjalankan sanksi long lap penalty setelah melakukan pelanggaran batas lintasan.

Dalam dokumen hasil sebelum revisi, FIM menyatakan Kiandra tujuh kali melanggar batas lintasan (exceeded track limits) di tikungan kedua (T2). Namun, beberapa jam kemudian, otoritas balapan memperbaiki hasil setelah menemukan kesalahan pada sensor lintasan di sektor T1 hingga T2.

Kesalahan tersebut turut memengaruhi posisi sejumlah pembalap lainnya. Setelah revisi, Fernando Bujosa dari AC Racing tetap menempati posisi pertama, sedangkan Kiattisak Singhapong dari Honda Asia-Dream Racing naik ke urutan kedua. Yaroslav Karpushin dari CFMoto Aspar Junior melengkapi tiga besar.

Sebelum revisi dilakukan, tiga posisi teratas ditempati Bujosa sebagai pemenang, disusul Karpushin di posisi kedua dan Carlos Cano di urutan ketiga.

Meski hasil race pertama mengalami perubahan, klasemen akhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 tidak berubah dalam hal peringkat. Carlos Cano tetap keluar sebagai juara dunia dengan koleksi 199 poin, diikuti Karpushin sebagai runner-up dengan 168 poin.

Giulio Pugliese menempati peringkat ketiga dengan 161 poin, sedangkan Bujosa berada di posisi keempat dengan 151 poin.

Sementara itu, tambahan poin membuat koleksi Kiandra meningkat dari 139 menjadi 146 poin. Pembalap muda Indonesia tersebut tetap menempati peringkat kelima klasemen akhir.

Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi Kiandra dalam persaingannya di kejuaraan junior bergengsi yang menjadi salah satu jalur menuju kelas Moto3 dalam ekosistem MotoGP.

Namun, Kiandra belum dapat langsung tampil di Moto3 pada musim 2027. Ia belum memenuhi persyaratan untuk memperoleh pengecualian batas usia minimum karena gagal finis di posisi tiga besar klasemen akhir kejuaraan.

Meski demikian, peluang Kiandra untuk menembus kelas Moto3 tetap terbuka. Pembalap yang akan berusia 17 tahun pada 4 Desember 2026 itu berpeluang tampil di kelas tersebut paling cepat pada musim 2028, apabila perkembangan karier dan persyaratan yang berlaku mendukung. RZ

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru