Rumah Milik Petani di Tanjung Alai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
KAMPAR – Sebuah rumah permanen milik warga di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, ludes dilalap si jago merah, Selasa (9/6/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp350 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik Hazmi Nuzul (55), seorang petani dan pekebun yang berdomisili di RT 001 RW 005 Dusun III Desa Tanjung Alai.
Kepala Desa Tanjung Alai, Zulpan Alwi, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan pemerintah desa bersama warga setempat telah melakukan upaya penanganan darurat dan membantu korban pascakebakaran.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun rumah beserta seluruh isinya habis terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp350 juta," ujarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Pemerintah Desa Tanjung Alai, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Warga pertama kali melihat kepulan asap tebal disertai api yang muncul dari bagian rumah korban.
Melihat kejadian tersebut, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama masyarakat setempat.
Api yang dengan cepat membesar menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta isinya. Petugas dan warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Diduga, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Setelah berlangsung lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB. Meski demikian, kondisi rumah korban mengalami kerusakan total dan tidak dapat diselamatkan.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
LKS Bipartit Jadi Kunci Cegah Konflik Hubungan Industrial
- Nasional
- 09 Juni 2026 21:08 WIB
Rumah Milik Petani di Tanjung Alai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
- Kampar
- 09 Juni 2026 21:01 WIB
Bhabinkamtibmas Turun ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita
- Inhil
- 09 Juni 2026 20:32 WIB
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Enok Dukung Asta Cita Lewat Tanaman Gizi
- Inhil
- 09 Juni 2026 19:27 WIB
Wabup Bagus Santoso Tegaskan Dukungan Pemkab Bengkalis terhadap Penguatan Ekonomi Syariah
- Bengkalis
- 09 Juni 2026 18:16 WIB
PWI Pekanbaru Siap Kawal SPMB 2026, Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli di Sekolah
- Pendidikan
- 09 Juni 2026 18:11 WIB
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
- Hukrim
- 09 Juni 2026 18:02 WIB
Sanksi Administratif PT BWL Masih Berlaku, DLH Kampar Tunggu Pemenuhan Kewajiban dan Verifikasi Lapangan
- Kampar
- 09 Juni 2026 17:53 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani Cabai Rusli, AKP Yosi Apresiasi Inovasi Polibek
- Inhil
- 09 Juni 2026 15:06 WIB
Beredar Website Misterius PDAM Kampar
- Kampar
- 09 Juni 2026 14:50 WIB
Bupati Kampar Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM dan Digitalisasi Perbankan
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 14:35 WIB
BKPSDM Kampar: Hasil Seleksi JPT Segera Diserahkan ke Pimpinan Daerah
- Kampar
- 09 Juni 2026 12:49 WIB
Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
- Riau
- 09 Juni 2026 08:49 WIB
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
- Olahraga
- 09 Juni 2026 06:14 WIB
Tony Hidayat Dorong Pemkab Kampar Tuntaskan Perizinan UPT Puskesmas Lipat Kain
- Kampar
- 09 Juni 2026 05:52 WIB
