Sabet Nilai Tertinggi dari Ombudsman, Pemkab Rohul Terus Genjot Transformasi Layanan
Rohul – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil meraih capaian gemilang dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 oleh Ombudsman RI. Dari enam kabupaten/kota dan provinsi yang dinilai, Rohul menempati posisi tertinggi. Meski demikian, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menegaskan bahwa dirinya belum merasa puas, terutama pada sektor pelayanan kesehatan.
Hal ini disampaikan Bupati Anton Usai memimpin Rapat bersama Ombudsman RI dan OPD terkait di Rumah Dinas Bupati Rohul, Kamis (16/4/2026).
?
?Bupati Anton menyatakan bahwa peningkatan kualitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah ke depan. Ia menilai pembenahan sistem sangat diperlukan agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, profesional, dan maksimal.
?“Nanti kita akan dalami lagi bagaimana ke depan dokter yang praktik di RSUD tidak lagi praktik di luar, sehingga mereka bisa fokus bekerja melayani masyarakat di RSUD kita,” tegas Anton.
?Anton menyadari bahwa faktor pendapatan menjadi alasan utama para dokter membuka praktik di luar rumah sakit daerah. Oleh karena itu, Pemkab Rohul berkomitmen mencari solusi peningkatan kesejahteraan tenaga medis.
“Ini kan soal pendapatan. Kalau pendapatan para dokter bisa sama besar dengan di luar RSUD, kita percaya mereka bisa fokus praktik di RSUD saja,” ujarnya.
?Sebagai bagian dari strategi besar peningkatan mutu, Pemkab Rohul tengah membangun gedung baru RSUD setinggi enam lantai. Fasilitas modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing RSUD terhadap rumah sakit swasta.
“Target kita ke depan, dengan dibangunnya gedung enam lantai RSUD, rumah sakit daerah kita bisa bersaing dengan rumah sakit swasta dan pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik,” pungkasnya.
?Pihak Ombudsman RI menjelaskan bahwa penilaian yang sebelumnya bernama Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik kini telah berganti menjadi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Rohul tercatat memiliki nilai tertinggi dengan indikator utama berupa persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan.
?Ombudsman menitikberatkan penilaian pada tiga sektor pelayanan dasar, yaitu Pendidikan, Rumah Sakit, dan Dinas Sosial.
“Kenapa kami lakukan ini? Karena ini pelayanan dasar. Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, kami menilai tiga hal ini untuk meningkatkan output dan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik,” ujar pihak Ombudsman kepada awak media.
?Saat ini, nilai Rohul berada di angka 84 (posisi Baik). Ombudsman berharap komitmen Pemkab dapat mendorong nilai tersebut naik menjadi di atas 88 (Sangat Baik).
?
?Ombudsman juga menyoroti perubahan signifikan di lingkungan Pemkab Rohul. Sebelumnya, standar pelayanan di Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, hingga Disdukcapil dinilai belum terbuka. Namun saat ini, loket, persyaratan, hingga jangka waktu layanan sudah bisa diakses masyarakat secara transparan, baik secara tatap muka maupun daring.
?“Hari ini masyarakat bisa mengakses produk layanannya melalui online. Misalnya di Dinas Pendidikan untuk mutasi siswa dan kesalahan penulisan ijazah. Ini adalah bentuk prinsip akuntabilitas dan transparansi,” tambah pihak Ombudsman.
?Ke depan, Bupati Anton berkomitmen mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk menyatukan semua layanan dalam satu titik, berkaca pada keberhasilan MPP di Dumai dan Pekanbaru yang melayani 600-700 orang per hari.
?Selain itu, Pemkab Rohul didorong untuk segera bertransformasi penuh ke layanan digital seperti model M-Paspor, PLN Mobile, dan BPJS. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya dan waktu untuk datang ke kantor fisik.
?“Dalam diskusi dua kali dengan saya, Pak Bupati sangat berkeinginan dan bahkan meminta kami masuk khusus di beberapa OPD agar pelayanan yang belum memuaskan bisa jauh lebih baik lagi. Kami sangat mengapresiasi komitmen beliau dalam memperbaiki penyelenggaraan pelayanan publik,” tutup pihak Ombudsman. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

