Udara Masuk Kategori Berbahaya, Disdikbud Natuna Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka di Enam Kecamatan
Natuna, resonansi.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna mengeluarkan kebijakan penghentian sementara proses belajar mengajar secara tatap muka di sejumlah wilayah menyusul kondisi Indeks Kualitas Udara (IKU) yang telah masuk kategori berbahaya.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 400.3.1/295/DISDIKBUD-UP3/IX/2026 tertanggal 4 September 2026, yang ditujukan kepada kepala satuan pendidikan PAUD, SD, SMP dan SKB di enam kecamatan.
Enam wilayah yang terdampak yakni Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, Bunguran Timur Laut, Bunguran Utara, dan Bunguran Batubi.
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Disdikbud Natuna, Hendra Kusuma, disebutkan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut laporan terkait kondisi Indeks Kualitas Udara di wilayah terdampak yang telah memenuhi kriteria berbahaya.
“Pelaksanaan proses belajar-mengajar secara tatap muka di satuan pendidikan terdampak dihentikan sementara mulai Senin, 7 September sampai dengan Rabu, 9 September 2026,” demikian salah satu poin dalam surat tersebut.
Sebagai pengganti pembelajaran tatap muka, Disdikbud meminta satuan pendidikan melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) selama tiga hari tersebut.
Sekolah juga diminta menyusun skema pembelajaran dari rumah bagi para murid agar proses pendidikan tetap berjalan meskipun kegiatan tatap muka dihentikan sementara.
Kebijakan ini bersifat sementara dan akan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara di wilayah terdampak.
Disdikbud Natuna menyatakan proses perpanjangan BDR atau penghentian pembelajaran tatap muka akan disesuaikan dengan laporan terbaru mengenai Indeks Kualitas Udara.
Surat tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau, para camat di wilayah terdampak, koordinator UKSBP, pengawas pendidikan serta penilik PAUD.
Penghentian sementara pembelajaran tatap muka ini menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak buruk kondisi udara yang berada pada kategori berbahaya.
Dengan diterapkannya BDR, kegiatan belajar tetap dapat berlangsung tanpa mengharuskan siswa dan guru berada di lingkungan sekolah selama kualitas udara belum dinyatakan aman. (Zaki)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

