UPTD PPA Kampar Intensif Lindungi Perempuan dan Anak, 97 Kasus Ditangani
KAMPAR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak terus diperkuat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).
Hingga 23 Juli 2026, UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Kampar telah menangani sebanyak 97 kasus yang mencakup berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebagian kasus telah diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses pendampingan sesuai dengan kebutuhan masing-masing korban.
Kepala UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Linda Wati, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kasus eksploitasi anak sepanjang tahun 2026. Menurutnya, kondisi tersebut diharapkan menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melindungi anak.
"Untuk tahun 2026 ini belum ada laporan yang masuk terkait kasus eksploitasi anak. Namun hingga 23 Juli 2026 kami telah menerima total 97 kasus dengan berbagai jenis," ujar Linda, Rabu (29/7/2026).
Meski demikian, UPTD PPA tetap mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk kekerasan maupun potensi eksploitasi anak.
Linda menjelaskan, setiap korban memerlukan proses pendampingan yang berbeda, terutama mereka yang mengalami trauma psikologis. Karena itu, UPTD PPA memberikan layanan pendampingan secara profesional dan berkelanjutan hingga kondisi korban dinyatakan pulih.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan gawai oleh anak. Di era digital, media sosial dan internet dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus yang mengarah pada eksploitasi anak.
Linda turut mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak terlibat dalam aktivitas meminta-minta di jalan, dari rumah ke rumah, maupun di tempat usaha. Menurutnya, praktik tersebut merupakan salah satu bentuk eksploitasi anak yang harus dicegah bersama.
"Dalam penanganan kasus, UPTD PPA bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Setelah proses penindakan dilakukan oleh kepolisian, korban akan mendapatkan layanan pendampingan, pemulihan psikologis, serta perlindungan dari UPTD PPA," jelasnya.
Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026, Linda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Melalui sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan setiap anak di Kabupaten Kampar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, memperoleh hak-haknya, serta terhindar dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

