Wujudkan Pemerataan Ekonomi, Pemkab Karimun Lindungi 4.200 Pekerja Rentan Desa Lewat BPJS Ketenagakerjaan
KARIMUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menargetkan 4.200 pekerja rentan yang tersebar di wilayah perdesaan mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Karimun memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja di sektor informal yang memiliki risiko kerja cukup tinggi, seperti nelayan, petani, hingga pekerja bangunan.
Pada tahap awal, program perlindungan tersebut difokuskan di wilayah perdesaan dengan kuota 100 pekerja rentan untuk setiap desa. Dari total 71 wilayah administratif di Kabupaten Karimun yang terdiri dari 42 desa dan 29 kelurahan, program tahap pertama akan menyasar 42 desa.
Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pembangunan berbasis desa.
"Langkah pemberian jaminan sosial ini adalah wujud nyata dari upaya pemerataan ekonomi dan pembangunan berbasis desa di Kabupaten Karimun. Kami ingin memastikan para nelayan, petani, dan pekerja bangunan di desa-desa kita bisa bekerja dengan tenang karena mereka terlindungi oleh negara," ujar Iskandarsyah.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Karimun dalam upaya mengurangi kemiskinan ekstrem yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
"Kami ingin memastikan masyarakat pekerja yang rentan mendapatkan perlindungan, sehingga mereka dan keluarganya memiliki jaminan ketika menghadapi risiko dalam bekerja," katanya.
Untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan, Pemkab Karimun telah memiliki payung hukum melalui Peraturan Bupati (Perbup) Karimun Nomor 48 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Karimun menggandeng Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Karimun bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam.
Sinergi tersebut diarahkan untuk memastikan proses pendataan dan validasi penerima berjalan dengan baik, sehingga perlindungan jaminan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran kepada pekerja rentan yang membutuhkan.
Melalui program ini, Pemkab Karimun berharap perlindungan jaminan sosial dapat memperkuat rasa aman bagi pekerja sektor informal sekaligus mendukung upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa. CW
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Perkuat Keuangan Daerah, Pemprov Riau Evaluasi APBD Perubahan 2026
- Riau
- 19 Oktober 2026 14:08 WIB
Penyeludupan Narkotika di Bandara SSK II Pekanbaru Kembali Digagalkan
- Hukrim
- 19 Oktober 2026 11:56 WIB
Candi Muara Takus Dilirik Menteri Kebudayaan, Bupati Kampar Dorong Pengembangan Wisata Sejarah
- Traveliner
- 19 Oktober 2026 06:08 WIB
Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debutan Ai Ogura
- Olahraga
- 19 Oktober 2026 06:03 WIB
Revisi FIM, Kiandra Ramadhipa Naik ke Posisi Keempat Race Pertama Misano
- Olahraga
- 19 Oktober 2026 05:58 WIB
Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026
- Olahraga
- 19 Oktober 2026 05:53 WIB
PSPS Pesta Gol Atas Persiku, Kokoh di Puncak Klasemen
- Olahraga
- 18 Oktober 2026 22:48 WIB
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
- Siak
- 18 Oktober 2026 17:37 WIB
Fajar/Fikri Tembus Final Denmark Open 2026, Tantang Ganda Putra Malaysia
- Olahraga
- 17 Oktober 2026 23:36 WIB
PLN UIP3B Sumatera Bergerak Bersama TNI AD, Hadirkan Akses Air Bersih untuk Wujudkan Desa Sejahtera di Bengkulu
- Nasional
- 17 Oktober 2026 22:09 WIB
Hadiri Halaqah Pimpinan Pesantren se-Kampar, Wabup Misharti Paparkan Capaian dan Program Pembangunan Daerah
- Kampar
- 17 Oktober 2026 15:35 WIB
Danlanud RSA Beri Penghargaan kepada Dua Perwira, Pengabdian Berlanjut ke Skadron Udara 54
- Natuna
- 17 Oktober 2026 10:47 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November
- Riau
- 16 Oktober 2026 16:07 WIB
Wabup Misharti Ikuti Rakor Pengembangan Sumur Migas, Lima Sumur di Kampar Jadi Perhatian
- Kampar
- 16 Oktober 2026 15:39 WIB
BATAM GELAP BELASAN JAM, POTENSI RUGI Rp233,9 MILIAR: DIREKSI PLN DIDESAK MUNDUR, ISU NEPOTISME MENCUAT
- Batam
- 16 Oktober 2026 13:27 WIB
Akhmad Munir Soroti Praktik Transaksional, Pemilihan Ketua PWI Harus Demokratis dan Sportif
- Kampar
- 16 Oktober 2026 09:05 WIB

