Bupati Iskandarsyah Siap Jembatani Aspirasi Nelayan Terkait Isu Pengelolan Sendimen ke Pemerintah Pusat
KARIMUN, RESONANSI.CO_ Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, secara langsung turun menemui masyarakat guna menjembatani aspirasi kelompok nelayan terkait isu pengelolaan sedimen pasir laut agar dapat disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Pusat. Melalui dialog terbuka yang digelar di Halaman Kantor Camat Buru, pada Jumat 31 Juli 2026.
Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Karimun senantiasa hadir sebagai fasilitator untuk merangkum dan meneruskan apa yang menjadi masukan warga.
Di hadapan sekitar kurang lebih 200 warga yang hadir, Bupati memastikan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun izin resmi yang diterbitkan oleh pemerintah untuk aktivitas pengelolaan sedimen pasir laut di perairan Pulau Buru.
"Posisi pemerintah daerah sangat jelas, kita berdiri sebagai jembatan bagi masyarakat. Tugas kami adalah mendengarkan dan meneruskan apa yang menjadi masukan Bapak dan Ibu sekalian. Saya pastikan belum ada izin yang terbit. Jadi, silakan para nelayan kembali melaut dengan tenang, tangkap ikan sebanyak-banyaknya untuk keluarga. Biar kami di pemerintahan yang memfasilitasi penyampaian aspirasi ini ke pusat," tegas Bupati Karimun yang disambut baik oleh warga, aparat keamanan, dan perwakilan nelayan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh isu-isu liar atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Beliau menegaskan pentingnya menjaga ketenangan wilayah agar dinamika penyampaian aspirasi ini tidak mengganggu aktivitas harian warga, terutama para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi pesisir.
Sebagai bentuk tindak lanjut yang nyata dan prosedural, Bupati Karimun langsung mengambil langkah strategis guna menjembatani suara warga. Beliau menginstruksikan perwakilan nelayan dan tokoh masyarakat untuk segera menyusun dokumen resmi yang memuat aspirasi tertulis.
Bupati menekankan, dokumen tersebut nantinya harus mengedepankan argumentasi-argumentasi yang kuat, logis, dan faktual mengenai alasan mengapa rencana aktivitas terkait sedimentasi di Pulau Buru tersebut perlu ditiadakan.
Lebih lanjut, Bupati berkomitmen mengawal dokumen argumentasi masyarakat tersebut ke kementerian terkait di tingkat pusat. Langkah ini diambil agar pemerintah pusat dapat melihat kondisi faktual di lapangan serta memahami alasan warga dalam menjaga ruang hidup dan ekosistem perairan mereka.
Mengakhiri dialog terbuka yang berlangsung dinamis namun kekeluargaan tersebut, Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk kembali ke aktivitas masing-masing dengan tenang dan tetap menjaga keamanan lingkungan.
"Mari kita jaga keamanan dan persaudaraan di Pulau Buru ini. Percayakan proses ini kepada kami, biarkan pemerintah daerah yang bekerja meneruskan argumentasi dan harapan warga ke pusat. Jangan sampai ada gesekan di lapangan," tutup Bupati.
Kehadiran Bupati Karimun pada akhirnya berhasil mendinginkan suasana. Pasca-dialog ini, Pemerintah Kabupaten Karimun akan terus bersinergi dengan jajaran aparat keamanan guna memastikan situasi di kawasan Pulau Buru tetap aman, damai, dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat maupun dunia usaha.(*)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

