BWI Siak Inisiatif Bangun Rumah Singgah Kesehatan Bantu Masyarakat dan Dhuafa
Siak-Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak Syamsurizal mengatakan, akad perdana BWI Kabupaten Siak tahun 2026 ini adalah membangun rumah singgah kesehatan di Kota Siak.
Pembangunan rumah singgah ini sangat penting, akan diperuntukkan bagi keluarga atau pasien yang berulang-ulang dalam berobat dengan jarak jauh dan mereka tidak memiliki kendaraan.
Termasuk keluarga pasien yang sedang menunggu penanganan medis seperti waktu operasi dan rawat jalan.
"Mengingat ada banyak keluarga prasejahtera yang berobat di RSUD Tengku Rafi'an. Mereka tinggalnya jauh dan harus bolak-balik ke RS, kedepan bisa tinggal di rumah singah kesehatan hingga selesai berobatnya," ujar Syamsurizal, Selasa (17/2/2026).
Syamsurizal yang baru dikukuhkan menjadi ketua BWI Siak itu, ingin melanjutkan program BWI yang baik pemimpin BWI Siak sebelumnya. Ia mendorong wakaf di Siak tidak hanya wakaf uang namun juga wakaf produktif seperti tanah.
"Kami mengajak para ASN non ASN para penghulu, masyarakat dan perusahaan, untuk terlibat dalam gerakan wakaf tunai Rp1000/hari. Untuk mendukung pembangunan rumah singgah ini segera kita bangu," pintanya.
Rumah singgah ini, akan dibangun dengan anggaran sekitar Rp.1 miliar. Menurut rencana lokasi bangunan nya berada di lahan Baznas Siak. Jika dilihat dari sisi jarak rumah singah dengan RSUD Siak bisa di tempuh dengan jalan kaki.
Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau Abdul Rasyid Suharto mengapresiasi dengan dilaksanakan program pembangunan rumah singgah kesehatan di Kabupaten Siak.
"Saya mengapresiasi program pembangunan rumah singgah kesehatan. Dengan adanya rumah ini jelas nantinya akan sangat membantu masyarakat Kabupaten Siak yang tinggalnya jauh dari rumah sakit," kata Rasyid.
Pembangunan rumah singgah kesehatan, merupakan inisiatif di Pemkab Siak dan Badan Wakaf Indonesia (BWI), bertujuan menyediakan tempat tinggal sementara yang layak dan gratis bagi pasien beserta pendamping dari luar daerah selama proses pengobatan.
"Tentu ini di khususnya bagi dhuafa. Fasilitas ini krusial untuk meringankan beban akomodasi dan mendukung pemulihan pasien," pungkasnya. Inf/ Jhony
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
