Cakupan JKN dan UHC Tercapai, Pemprov Riau Fokus Tingkatkan Keaktifan
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau memastikan cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah melampaui target nasional sekaligus mencapai Universal Health Coverage (UHC). Namun demikian, peningkatan keaktifan menjadi salah satu fokus kedepan.
Hal tersebut mengemuka dalam Forum Komunikasi Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, sekaligus EvaluasiPelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Provinsi Riau Tahun 2025 dan Upaya yang akan dilakukan Tahun 2026.
Pertemuan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi hadir bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Riau. Digelar di ruang rapat Sekda kantor Gubernur Riau Rabu (25/2/2026).
Deputi BPJS Kesehatan Wilayah II, Octovianus Ramba, menyampaikan berdasarkan data semester II tahun 2025, jumlah penduduk Riau tercatat 7,258 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,192 juta jiwa atau 99,09 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN. Sementara itu, peserta yang berstatus aktif tercatat sekitar 5,8 juta jiwa atau 80,5 persen.
"Dengan capaian tersebut, Provinsi Riau dinyatakan telah memenuhi target cakupan minimal 99 persen sebagaimana ditetapkan secara nasional. Untuk tahun 2026, target keaktifan peserta ditetapkan minimal 83,5 persen, " katanya.
Sekda Riau Syahrial Abdi mengatakan, menurutnya peningkatan keaktifan harus dimulai dari koreksi tahap awal. Validasi dan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi langkah penting agar status kepesertaan benar-benar sesuai kondisi riil.
“Data harus akurat. Pastikan apakah NIK aktif dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujarnya.
Menanggapi itu, Octovianus menambahkan rekonsiliasi data dilakukan setiap bulan bersama perangkat daerah terkait serta pemerintah kabupaten/kota. Peserta yang dilaporkan meninggal dunia langsung dinonaktifkan.
"Namun, pelaporan yang belum sepenuhnya dilakukan secara waktu nyata (real time) menjadi tantangan yang perlu dibenahi, " tuturnya. .
Lanjutnya, untuk capaian UHC, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Riau yang turut menganggarkan subsidi iuran bagi kabupaten/kota. Kebijakan ini membantu pemerintah daerah dalam mendaftarkan masyarakat secara maksimal ke dalam program JKN. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Desa Wisata Rantau Langsat Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Promosi Digital
- Inhu Traveliner
- 16 Mei 2026 13:33 WIB
Disdukcapil Kampar Tetap Buka Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Kampar
- 16 Mei 2026 12:17 WIB
Disdik Riau Larang Sekolah Tahan Ijazah, Tunggakan Siswa Akan Dibantu Baznas
- Pendidikan
- 16 Mei 2026 11:05 WIB
Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
- Rohil
- 16 Mei 2026 10:52 WIB
Merasa Dirugikan, PT Sasando Akhirnya Buka Suara soal Central Hill
- Batam
- 16 Mei 2026 06:19 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
PKS Riau Dorong DPRD Bantu Pemda Genjot PAD di Tengah Pemangkasan Dana Pusat
- Ekonomi
- 15 Mei 2026 17:07 WIB
Bupati Bintan Terbitkan SK Pendataan Ulang Bangunan di Atas Lahan TNI AL
- Bintan
- 15 Mei 2026 16:42 WIB
Libur Panjang, Homestay Danau Tajwid Jadi Pilihan Wisata Alam Favorit
- Traveliner
- 15 Mei 2026 16:28 WIB
