Hearing Komisi II DPRD Kampar, Insentif dan Jaspel Terkendala, Ini Penjelasan Direktur RSUD Bangkinang
BANGKINANG -Komisi II DPRD Kabupaten Kampar menggelar hearing bersama Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Kampar, menyikapi sejumlah keluhan tenaga kesehatan yang belakangan mencuat di media sosial.
Hearing yang digelar di Gedung DPRD Kampar, Senin (19/1/2026), tersebut sebelumnya menghadirkan dokter Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) RSUD Bangkinang untuk menyampaikan klarifikasi secara langsung.
Ketua Komisi II DPRD Kampar, Tony Hidayat, menyampaikan sejumlah poin kesimpulan setelah mendengarkan penjelasan para dokter. Di antaranya, terjadi penurunan insentif yang cukup signifikan, di mana seluruh dokter, baik umum maupun spesialis, menerima insentif flat sebesar Rp850 ribu.
Selain itu, jasa medis atau jaspel (jasa pelayanan) bulan Maret 2025 dibayarkan pada Januari 2026 dan masih menyisakan tunggakan. Komisi II juga menyoroti penghapusan uang lembur dan jaga malam berpotensi berdampak pada kualitas layanan rumah sakit.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Bangkinang, dr. Imawan Hardiman, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan belum terdampak oleh dinamika internal tersebut. “Walaupun ada gonjang-ganjing, pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tetap memuaskan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persoalan insentif merupakan masalah internal yang telah diusulkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, keterbatasan fiskal daerah membuat kebijakan tersebut harus disesuaikan.
“Ini yang bisa kita lakukan dalam kondisi keuangan daerah saat ini,” katanya.
Menurut Imawan, sebagian dokter PPPK sebenarnya telah mendapatkan penjelasan langsung dari manajemen. Namun, karena ada yang tidak menerima informasi secara utuh, keluhan tersebut akhirnya disampaikan melalui media sosial.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bangkinang cukup terbatas, diperparah dengan besarnya utang obat. Bahkan, belanja obat yang tidak memiliki pagu anggaran menjadi temuan pemeriksaan BPK tahun 2024.
“Untuk tahun 2025, RSUD sudah mengusulkan pagu pembelian obat ke BPKAD Kampar sebesar Rp13 miliar,” jelasnya.
Terkait jasa pelayanan (Jaspel), Imawan menegaskan bahwa penundaan pembayaran jaspel bukan berarti dihapuskan. Ia menyebutkan, jaspel pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bulan Maret akan dibayarkan, sementara jaspel pasien umum direncanakan terbayar pada Desember. “Jaspel tertunda, bukan hilang,” tegasnya.
Pada 2025, pendapatan BLUD RSUD Bangkinang tercatat sebesar Rp64 miliar. Manajemen sebelumnya mengusulkan agar skema insentif lama tetap diteruskan, dengan besaran insentif dokter umum Rp5,6 juta, dokter spesialis muda Rp14 juta, serta dokter madya hingga Rp16 juta.
“Namun, dengan kondisi fiskal daerah yang menurun, seluruh insentif ditetapkan menjadi Rp850 ribu. Ini merupakan keputusan pemerintah daerah,” jelas Imawan.
Mengenai uang lembur dan jaga malam, ia mengakui hingga kini belum dibayarkan, meski beban kerja tenaga medis telah melebihi 150 jam per bulan.
“Benar belum dibayarkan, tapi sedang kami perjuangkan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak RSUD telah mengupayakan tambahan anggaran BLUD sebesar Rp24,2 miliar untuk tahun 2026 melalui TAPD dan Banggar DPRD Kampar.
Namun, karena APBD 2026 telah disahkan pada 28 November 2025, penambahan anggaran tersebut dinilai berpotensi melanggar regulasi. “Penambahan bisa dilakukan di APBD Perubahan 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Ortal Setda Kampar, M. Fadli Mukhtar menjelaskan bahwa TPP PPPK tahun 2025 ditetapkan flat sebesar Rp850 ribu. Untuk dokter ditambahkan insentif khusus sebesar Rp5,6 juta.
“Untuk 2026, kebijakan belanja langsung sudah tidak ada lagi. RSUD diharapkan mampu membayar TPP dari APBD dan insentif dari BLUD,” pungkasnya. REZA
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
