Hormati Proses Hukum KPK, Sikap Terbuka SF Hariyanto Dinilai Cerminkan Ketaatan pada Negara Hukum
PEKANBARU - Sikap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menghormati dan mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penggeledahan rumah dinas dan rumah pribadinya mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Dosen Universitas Riau sekaligus pengamat sosial politik Riau, Saiman Pakpahan, menilai sikap tersebut sebagai langkah yang tepat dan mencerminkan ketaatan terhadap hukum.
Menurut Saiman, pernyataan SF Hariyanto yang bersikap terbuka menunjukkan sikap kooperatif serta penghormatan terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Dengan statemen terbuka, artinya beliau kooperatif dan menghormati proses hukum. Ini menunjukkan tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga seluruh proses penegakan hukum dapat berjalan secara transparan,” ujar Saiman Pakpahan, Rabu (17/12/2025).
Ia menilai, sikap Plt Gubernur Riau tersebut merupakan wujud nyata dari prinsip negara hukum, di mana setiap pejabat publik maupun pihak yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dapat diperiksa oleh aparat penegak hukum dalam rangka pemberantasan korupsi.
“Statemen yang disampaikan Plt Gubernur menunjukkan bahwa negara kita adalah negara hukum. Setiap orang yang diduga atau berpotensi terkait suatu perkara memiliki kesempatan yang sama untuk diperiksa. Ini menjadi poin penting dalam penegakan hukum, kebijakan, dan pengelolaan anggaran yang transparan,” jelasnya.
Saiman menegaskan, pertanggungjawaban hukum bukan hanya berlaku di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, tetapi bagi seluruh organisasi dan pihak yang mengelola keuangan negara. Ia juga menilai lembaga penegak hukum sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Bukan hanya Pemprov Riau, tetapi seluruh organisasi yang mengelola dana negara wajib mempertanggungjawabkannya. Keuangan negara memang harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” katanya.
Meski demikian, Saiman mengimbau masyarakat untuk menunggu keterangan resmi dari KPK terkait penggeledahan tersebut agar tidak muncul spekulasi liar yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah publik.
“Kita menunggu penjelasan resmi dari KPK agar tidak terjadi turbulensi dan dugaan-dugaan liar atas apa yang sedang terjadi,” tuturnya.
Sebelumnya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan menghormati dan mendukung langkah KPK menyusul penggeledahan di rumah pribadinya serta penyitaan sejumlah uang dan dokumen.
“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Riau menghormati dan mendukung langkah KPK. Bersikap terbuka dan mendukung upaya pemberantasan korupsi adalah bagian dari tugas kita semua,” kata SF Hariyanto dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).
Terkait diamankannya sejumlah uang dan dokumen, SF Hariyanto menegaskan tidak ada persoalan karena dirinya tidak terlibat dan tidak terkait dengan kasus dugaan pemerasan yang sedang diusut KPK.
“Insyaallah kita bekerja sesuai aturan yang berlaku. Kalau tidak berbuat, kenapa harus alergi diawasi KPK. Kita justru harus mendukung pemberantasan korupsi di daerah agar tidak terulang kembali,” ujarnya.
Diketahui, KPK tengah mengusut kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam. Sejumlah pejabat terkait lainnya juga telah dimintai keterangan. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
