Nama Kopi Robusta Talang Mamak Diusulkan Jadi Produk Kekayaan Intelektual
PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, memimpin jajaran dalam kegiatan Asistensi Permohonan Indikasi Geografis (IG) Kopi Robusta Talang Mamak yang diselenggarakan pada Rabu (8/10/25) di Ruang Rapat Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Riau.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya mendukung percepatan perlindungan hukum terhadap produk unggulan daerah. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis serta berbagai ketentuan perundangan di bidang kekayaan intelektual.
Pada kesempatan ini, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Febri Mujiono, membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan terkait pentingnya perlindungan Indikasi Geografis (IG) bagi Kopi Robusta Talang Mamak yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu.
Hadir pula Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Yuliana Manullang, beserta jajaran pegawai bidang KI, Kadis Perindag, Sekretaris Bappeda, Kabid Perindustrian, serta Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Talang Mamak.
Perwakilan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Idris, turut memberikan materi terkait manfaat Indikasi Geografis sebagai bentuk perlindungan hukum atas nama suatu kawasan, serta menyampaikan bahwa saat ini telah ada lebih dari 70 produk kopi di Indonesia yang mendapatkan perlindungan hukum melalui IG.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi teknis perbaikan dokumen deskripsi permohonan IG kopi robusta Talang Mamak, termasuk pembahasan hasil uji laboratorium tanah serta data pendukung lainnya yang disampaikan oleh MPIG.
Rudy Hendra Pakpahan menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam upaya mendorong pengakuan hukum terhadap produk lokal. “Perlindungan indikasi geografis bukan hanya tentang hak eksklusif, tetapi juga menjaga identitas, kualitas, dan nilai ekonomi produk unggulan daerah,” ujarnya.
Rudy juga menegaskan bahwa Kemenkum Riau komit dalam mendukung penguatan ekosistem kekayaan intelektual di Provinsi Riau. Termasuk salah satunya pengakuan hukum kopi robusta Talang Mamak.
Sebagai infotmasi tambahan, Kopi Robusta Talang Mamak adalah kopi Robusta yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu yang ditanam oleh leluhur suku Talang Mamak sejak tahun 1912.
Kopi ini merupakan indikasi geografis yang telah diakui, dengan penanaman dan pengembangan yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat suku Talang Mamak. Penanaman kopi ini telah dilakukan sejak tahun 1912, menunjukkan sejarah panjang dan turun-temurun dalam budidaya kopi di wilayah tersebut. **
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Desa Wisata Rantau Langsat Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Promosi Digital
- Inhu Traveliner
- 16 Mei 2026 13:33 WIB
Disdukcapil Kampar Tetap Buka Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Kampar
- 16 Mei 2026 12:17 WIB
Disdik Riau Larang Sekolah Tahan Ijazah, Tunggakan Siswa Akan Dibantu Baznas
- Pendidikan
- 16 Mei 2026 11:05 WIB
Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
- Rohil
- 16 Mei 2026 10:52 WIB
Merasa Dirugikan, PT Sasando Akhirnya Buka Suara soal Central Hill
- Batam
- 16 Mei 2026 06:19 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
PKS Riau Dorong DPRD Bantu Pemda Genjot PAD di Tengah Pemangkasan Dana Pusat
- Ekonomi
- 15 Mei 2026 17:07 WIB
Bupati Bintan Terbitkan SK Pendataan Ulang Bangunan di Atas Lahan TNI AL
- Bintan
- 15 Mei 2026 16:42 WIB
Libur Panjang, Homestay Danau Tajwid Jadi Pilihan Wisata Alam Favorit
- Traveliner
- 15 Mei 2026 16:28 WIB
