Setelah Pekanbaru dan Rohil, Kuansing Jadi Target Pembangunan Sekolah Rakyat Berikutnya
PEKANBARU - Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial hingga saat ini sudah mengoperasikan tiga sekolah rakyat di provinsi Riau. Tiga sekolah rakyat tersebut dua diantaranya berada di Kota Pekanbaru dan satu berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Kepala Dinas Sosial Riau Zulfadli mengatakan, sekolah rakyat yang sudah beroperasi di Riau saat ini untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Di mana sekolah rakyat ini menerapkan sistem asrama.
“Saat ini di Riau sudah ada tiga sekolah rakyat. Dua ada di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya sudah mulai beroperasi tahun 2025 lalu,” katanya.
Untuk tiga sekolah rakyat yang sudah beroperasi di Riau. Saat ini terdapat 225 jumlah siswa. Yang terdiri dari 100 siswa di sekolah rakyat yang ada di Rumbai Pekanbaru, 50 siswa sekolah rakyat di asrama Haji Pekanbaru dan 75 siswa sekolah rakyat di Rohil.
“Total siswa sekolah rakyat di Riau saat ini ada 225 orang. Yang terbanyak memang di Pekanbaru,” sebutnya.
Program sekolah rakyat ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sulit mengakses pendidikan bermutu. Proses seleksi pun dilakukan secara ketat dan transparan, dengan verifikasi langsung oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial.
“Dengan kehadiran sekolah ini, Pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak Riau yang tertinggal karena alasan ekonomi. Melalui sekolah rakyat, kita buka pintu masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Untuk tahun ini, pemerintah pusat menargetkan akan mengoperasikan satu sekolah rakyat lagi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Jika tiga sekolah rakyat sebelumnya memanfaatkan bangunan lama, untuk di Kuansing akan dibangun sekolah baru.
“Awal tahun ini akan dibangun sekolah rakyat di Kuansing. Pembangunan menggunakan anggaran dari APBN, targetnya akhir tahun 2026 sudah akan dioperasikan,” sebutnya. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
