Skandal Suap Media di DPRD Inhil, Ketua BK: Akan Ditindaklanjuti
TEMBILAHAN- Isi pembicaraan didalam group whatsapp internal milik lembaga legislatif DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bocor dan tersebar ke publik.
Tak main-main, ternyata isinya diduga ada rencana ingin melakukan suap/membayar kepada salah satu media demi tujuan tertentu, hingga pembicaraan soal 'harapan agar dapat jatah' Rp.5 milyar jika bersedia memberikan terhadap dukungan atas wacana kebijakan Pemkab Inhil dalam peminjaman Rp.200 milyar ke PT SMI (Persero).
Perihal yang rumit itu ternyata membuat badan kehormatan (BK) DPRD Inhil terpaksa harus turun tangan dan angka bicara ke publik.
Pasalnya, isi pembicaraan didalam group aplikasi WhatsApp milik internal DPRD Inhil dilakukan oleh beberapa oknum wakil rakyat yang semestinya menjaga kode etik lembaga.
Siapa sangka, ternyata perkara itu bisa menciderai integritas profesi wartawan atau jurnalistik serta sejumlah perusahaan media di Inhil. Beberapa organisasi Pers dan organisasi Perusahaan media di Inhil memberikan kecaman keras kepada oknum bersangkutan.
Pernyataan yang dikeluarkan oleh beberapa oknum dewan tersebut sungguh ironis tidak etis dibahas sedemikian rupa, secara pribadi oknum-oknum tersebut merupakan publik figur yang mestinya bisa menjaga lisan dan fikiran, apalagi sebagai wakil dari rakyat.
Wartawan atau Jurnalistik adalah individu atau seseorang yang memang tugas dasarnya adalah mencari berita lalu mempublikasikan ke ruang terbuka, dan sangat tabu jika diukur dengan nominal uang hanya karena sebuah pencitraan.
Saat dikonfirmasi awak media usai rapat sidang paripurna ke-30 DPRD Inhil di Gedung Putih jalan Soebrantas, Tembilahan, pada Senin (1/12/2025) pagi.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Inhil, Edi Gunawan atau yang kerap disapa Asun, sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi, ia dan 4 anggota BK akan rapat lebih dulu untuk melakukan tindak lanjutnya.
"Ini kan baru terjadi, ya kita akan tindak lanjuti, apakah BK menunggu laporan masyarakat dan dari DPRD seperti apa, dan mungkin kita BK akan rapat dulu seperti apa menindaklanjutinya," kata ASUN kepada awak media, Senin (1/12/2025).
Selain itu, Ketua BK menyebutkan akan melakukan beberapa langkah terukur untuk tindak lanjut berikutnya.
?“Kita akan mencari tahu kenapa chat internal bisa keluar dan tersebar. Itu yang pertama. Kedua, kita juga akan menelusuri isi chat tersebut, terutama terkait pembicaraan soal akan membayar media,” tegas Edi Gunawan.
Menurut Edi Gunawan, kebocoran percakapan internal merupakan hal serius karena menyangkut kehormatan lembaga.
Selain itu, isi percakapan yang menyinggung soal pembayaran media dapat menimbulkan persepsi negatif ditengah masyarakat jika tidak diklarifikasi dengan jelas.
Terkahir, Asun mengatakan akan memberikan sanksi serius kepada yang terbukti melakukan kesalahan fatal yang membuat buruk citra lembaga legislatif DPRD Kabupaten Inhil. AP
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
