Tim Pengabdian Jurusan Matematika Terapkan Modul Ajar Geometri dan Laksanakan Pre-Test

KAMPAR — Tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan penerapan modul ajar Geometri sekaligus pre-test bagi siswa kelas XII SMAN 2 Tambang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi modul ajar matematika yang telah dikembangkan tim pengabdian, dengan fokus materi geometri dan Teorema Pythagoras. Pelaksanaan pre-test bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa sebelum modul ajar diterapkan dalam proses pembelajaran.

Ketua tim pelaksana, Dr. Susilawati Nurdin, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam program pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mengimplementasikan modul pembelajaran matematika yang telah disusun oleh tim.

Tim pengabdian terdiri atas Dr. Susilawati Nurdin, S.Si., M.Si., Dr. Sri Gemawati, M.Si., Rizky Wandri, M.Kom., dan M. Teguh.

Menurut Susilawati, pre-test dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan awal siswa dalam memahami konsep-konsep geometri dan Teorema Pythagoras.

"Hasilnya nantinya menjadi salah satu bahan evaluasi untuk mengukur efektivitas modul ajar setelah diterapkan dalam proses pembelajaran," ujar Susi.

Selain mengukur kemampuan awal, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu tim mengidentifikasi materi yang masih membutuhkan penekanan serta menentukan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah dipahami siswa.

Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Kampar.

Wakil Ketua MGMP Matematika Kabupaten Kampar, Darmansyah, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program pengabdian tersebut. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pembelajaran matematika, terutama dalam membantu siswa memahami materi yang membutuhkan kemampuan penalaran dan visualisasi.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap melalui penerapan modul ajar yang telah disusun, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai materi geometri dan Pythagoras,” ujar Darmansyah.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga terjalin kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, MGMP Matematika, dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.

Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas XII mengikuti pre-test yang berisi sejumlah soal terkait konsep dasar geometri dan penerapan Teorema Pythagoras. Tahapan ini menjadi langkah awal untuk melihat kemampuan siswa dalam memahami konsep serta menyelesaikan persoalan matematika yang berkaitan dengan materi tersebut.

Selanjutnya, hasil pre-test akan digunakan tim pengabdian sebagai bahan evaluasi untuk melihat perkembangan pemahaman siswa setelah modul ajar diterapkan.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, tim berharap modul ajar yang telah dikembangkan tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung dan memberikan manfaat nyata bagi proses pembelajaran matematika di sekolah.

Kolaborasi antara tim pengabdian, SMAN 2 Tambang, dan MGMP Matematika Kabupaten Kampar diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih sistematis, menarik, dan mudah dipahami siswa. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Pendidikan



Bagikan

Berita Terbaru