Warganet Soroti Dugaan Pemakaian Mobil Dinas untuk Kegiatan Parpol, Wakil Bupati Kampar Misharti Tuai Kritik
KAMPAR – Aktivitas Misharti yang diketahui menjabat sebagai Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kampar menjadi sorotan warganet di media sosial TikTok. Sorotan muncul setelah beredarnya video yang memperlihatkan Misharti menghadiri kegiatan internal partai.
Dalam unggahan akun TikTok @azwaranas512, yang diakses pada Selasa (3/3/2026) terlihat Misharti mengenakan atribut partai saat menghadiri rapat perdana DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kampar yang disebut berlangsung pada Desember 2025 lalu. Video tersebut kemudian memicu beragam komentar dari warganet.
Dalam video tersebut, tampak Wakil Bupati, Misharti keluar dari kantor DPC PDI- P Kampar menuju mobil dinas Toyota Fortuner berkelir putih dengan nomor polisi BM 2 F.
Sejumlah warganet mempertanyakan penggunaan mobil dinas dalam kegiatan partai politik. Salah satu komentar menyebutkan bahwa kegiatan parpol seharusnya tidak menggunakan fasilitas negara karena berpotensi menimbulkan persepsi negatif di ruang publik.
“Rapat parpol kok pakai mobil dinas? Sebaiknya ganti mobil lah. Zaman sekarang hal begini bisa jadi black campaign,” tulis seorang warganet dalam kolom komentar.
Warganet mengingatkan pentingnya menjaga etika pejabat publik dalam memisahkan urusan pemerintahan dengan aktivitas kepartaian. Warganet menilai, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan partai politik dapat menimbulkan polemik dan berpotensi melanggar aturan netralitas pejabat daerah.
Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah dan wakil kepala daerah wajib menjalankan pemerintahan secara bersih serta tidak menyalahgunakan kewenangan dan fasilitas negara.
Prinsip tersebut diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang melarang penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pemerintahan, termasuk penggunaan fasilitas negara di luar kepentingan tugas.
Hingga berita ini diterbitkan, Misharti belum memberikan tanggapan resmi terkait sorotan warganet tersebut. Redaksi resonansi.co berupaya melayangkan konfirmasi melalui Whatsapp pribadi, namun belum memberikan tanggapan. HP
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Polres Kepulauan Meranti Gelar Panen Raya Jagung dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri
- Kepulauan Meranti
- 16 Mei 2026 19:20 WIB
Desa Wisata Rantau Langsat Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Promosi Digital
- Inhu Traveliner
- 16 Mei 2026 13:33 WIB
Disdukcapil Kampar Tetap Buka Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Kampar
- 16 Mei 2026 12:17 WIB
Disdik Riau Larang Sekolah Tahan Ijazah, Tunggakan Siswa Akan Dibantu Baznas
- Pendidikan
- 16 Mei 2026 11:05 WIB
Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
- Rohil
- 16 Mei 2026 10:52 WIB
Merasa Dirugikan, PT Sasando Akhirnya Buka Suara soal Central Hill
- Batam
- 16 Mei 2026 06:19 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
PKS Riau Dorong DPRD Bantu Pemda Genjot PAD di Tengah Pemangkasan Dana Pusat
- Ekonomi
- 15 Mei 2026 17:07 WIB
Bupati Bintan Terbitkan SK Pendataan Ulang Bangunan di Atas Lahan TNI AL
- Bintan
- 15 Mei 2026 16:42 WIB
