32 Buaya Lepas dari Penangkaran di Batam Berhasil Ditangkap, Dievakuasi ke Pulau Bulan
Batam, Resonansi.co – Sebanyak 32 ekor buaya yang sebelumnya lepas dari penangkaran telah berhasil ditangkap oleh Tim Terpadu bersama masyarakat setempat. Proses penangkapan ini masih terus berlangsung demi memastikan keamanan warga sekitar.
"Alhamdulillah, operasi gabungan dari Tim Terpadu dan masyarakat masih berlangsung. Jumlah buaya yang lepas dan berhasil ditangkap pun terus bertambah," ungkap Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Senin (20/1/2025).
Dari total buaya yang berhasil diamankan, 31 di antaranya merupakan buaya berukuran besar, sementara satu ekor lainnya berukuran kecil. Semua buaya tersebut telah dievakuasi ke Pulau Bulan, habitat asli mereka.
Rudi mengapresiasi gerak cepat Tim Terpadu Penangkapan Buaya Pulau Bulan yang berada di bawah komando Danlantamal IV serta Forkopimda Batam. "Kerja keras seluruh tim yang terlibat sangat luar biasa, dan ini menunjukkan sinergi yang baik dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat," kata Rudi.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat Batam untuk tetap tenang dan tidak panik. "Tim akan terus bekerja dengan maksimal untuk memastikan kondisi aman," ujarnya.
Rudi juga meminta pihak PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) sebagai pengelola penangkaran untuk segera melakukan perbaikan dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, peristiwa ini tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata dan investasi di Batam.
"Yang terpenting, ini mesti ada evaluasi. Tujuannya agar dunia pariwisata tidak terganggu," tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan buaya yang masih berkeliaran, sembari menunggu hasil operasi lebih lanjut dari Tim Terpadu. Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah demi memastikan keselamatan warga dan keberlanjutan pariwisata di Batam. (Rara)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
