BP Batam Optimistis Tingkatkan Investasi di Tahun 2025 Hingga Rp 60 Triliun
Batam, Resonansi.co – Kamis, 23 Januari 2025. BP Batam menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 60 triliun pada tahun 2025, meningkat dari capaian tahun 2024 yang sebesar Rp 40 triliun. Optimisme ini muncul dari strategi pengembangan kawasan strategis serta penyediaan sarana dan prasarana investasi yang maksimal.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyatakan bahwa Batam terus diarahkan menjadi destinasi unggulan investasi dengan berbagai sektor sebagai penopang utama. “Kami terus berupaya memastikan pertumbuhan investasi berjalan optimal. Fokus utama adalah industri manufaktur dan jasa,” ujar Tuty dalam keterangannya, Rabu (22/1).
Manufaktur dan Jasa, Pilar Investasi Batam
Ariastuty menjelaskan, sektor manufaktur tetap menjadi motor penggerak utama perekonomian Batam. Beberapa industri unggulan meliputi industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, hingga teknologi informasi. Selain itu, sektor jasa juga terus dikembangkan, seperti logistik, pariwisata, pemeliharaan dan perbaikan (MRO), kesehatan, pendidikan, serta keuangan.
"Pertumbuhan investasi di Batam pada Kuartal III 2024 menunjukkan tren positif. Kami yakin momentum ini bisa berlanjut dan berdampak baik bagi ekonomi Batam secara keseluruhan," tambahnya.
Singapura dan Tiongkok, Kontributor Terbesar
Dari sisi investor, Singapura masih menjadi negara dengan kontribusi terbesar, mencatatkan investasi senilai Rp 1,91 triliun pada Kuartal III 2024. Diikuti oleh Tiongkok dengan nilai Rp 1,69 triliun.
“Peningkatan investasi ini juga didukung dengan iklim investasi yang kondusif serta pengembangan infrastruktur dasar, seperti jalan dan fasilitas pendukung lainnya,” ungkap Tuty.
BP Batam terus memperkuat daya saing Batam dengan mendorong inovasi dan pengembangan sektor-sektor potensial. Harapannya, target investasi tahun 2025 dapat tercapai, sekaligus mengukuhkan Batam sebagai destinasi investasi strategis di Asia Tenggara.
(Reporter: Rara)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
