Catatan Setahun Kepemimpinan Amsakar-Li Claudia Memimpin Batam

Batam-Resonansi.co – Alhamdulillah, sebagai warga Batam, patut bersyukur. Sudah setahun masa kepemimpinan Amsakar Achmad - Li Claudia Chandra sebagai Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam (20 Februari 2025 - 20 Februari 2026). Rasanya, baru saja Presiden Prabowo Subianto melantik pasangan Amsakar dan Li Claudia sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Istana Negara. Waktu setahun ternyata begitu cepat berlalu.

Dengan demikian, masa jabatan pasangan yang menyebut dirinya dengan tagline "ASLI" (Amsakar-Li Claudia) masih ada 4 (empat) tahun lagi. Itu berarti, ada waktu yang cukup panjang untuk dapat merealisasikan janji-janji politik yang sudah disampaikan kepada warga Batam.

Pada awalnya, saat kampanye, Amsakar-Li Claudia menyampaikan visinya: "Batam Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan di Asia Tenggara." Kemudian, ketika dalam pembahasan RPJMD 2025-2029, visi tersebut diubah dan disederhanakan menjadi: "Batam Kota Madani yang Inovatif, Berbudaya, dan Berkelanjutan sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata."

Penyederhanaan visi ini disahkan dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Batam Tahun 2025-2029. Dalam RPJMD Kota Batam 2025-2029, program-program pembangunan memprioritaskan transformasi ekonomi, peningkatan investasi, pariwisata, dan pengembangan SDM unggul.

Amsakar dan Li Claudia dalam merealisasikan prioritas pembangunan memiliki semangat "Tun-taskan Pembangunan Batam." Ada tujuh program prioritas sebagai langkah konkret menunaikan janji-janji politik, yaitu:

1. Penyediaan air bersih bagi masyarakat.
2. Penanggulangan banjir dengan penyediaan pompa air.
3. Pemberian insentif bagi lansia guna meningkatkan kesejahteraan.
4. Seragam gratis untuk siswa SD dan SMP guna meringankan beban orang tua.
5. Pinjaman tanpa bunga bagi UMKM untuk mendukung pelaku usaha kecil.
6. Kemudahan layanan kesehatan hanya dengan KTP.
7. Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek online dan awak perahu pancung.

Dari tujuh program prioritas tersebut, semua sudah ditunaikan sebagai bukti konkret hadirnya Amsakar-Li Claudia di tengah masyarakat. Meski belum semua program prioritas dilunasi secara tuntas, satu tahun kepemimpinan ASLI yang juga ex officio Kepala BP dan Wakil Kepala BP Batam, sudah on the track.

Pengakuan Amsakar dalam dialog dengan tokoh masyarakat di Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (20/2/2026), bahwa masih ada PR (pekerjaan rumah) yang belum dituntaskan, yaitu penyediaan air bersih bagi semua warga, pengelolaan sampah, dan banjir. Pernyataan Amsakar patut diapresiasi.

Tradisi dialog bersama warga dalam melihat perjalanan kepemimpinan sebagai bentuk evaluasi adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai pemimpin di daerah. Komitmen dirinya bersama Li Claudia yang ingin menyelesaikan persoalan air bersih, sampah, dan banjir di Batam, patut dan layak diberi kesempatan.

Menuntaskan segala permasalahan di masyarakat membutuhkan waktu dan kesabaran. Sebagai catatan satu tahun kepemimpinan Amsakar-Li Claudia, selain ditagih menuntaskan program prioritas (air bersih, banjir, dan sampah), tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kesejahteraan warga.

Menjadikan BP Batam sebagai mesin turbo penggerak ekonomi warga adalah keniscayaan. Kewenangan yang dimiliki Amsakar-Li Claudia sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam adalah modal besar untuk menjadikan Batam sebagai pemain regional di kawasan.

Oleh karena itu, transformasi ekonomi dan investasi sudah saatnya diprioritaskan menjadi komitmen untuk meningkatkan pendapatan dan daya beli warga. Pengembangan investasi yang menggerakkan ekonomi masyarakat, seperti manufaktur, kepelabuhanan (port container), pariwisata, dan lain-lain, yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya, adalah menjadi super prioritas pembangunan Batam ke depan. (HL)

Semoga Allah mudahkan. 

Editor : Reza MF
Tag : # Batam



Bagikan