DPRD Kampar Gesa Pemkab Untuk Segera Defenitif Pj Sekda
BANGKINANG- Pimpinan DPRD Kampar, Repol mengatakan bahwa pihaknya bersama memutuskan dan menyimpulkan meminta Penjabat (Pj) Bupati untuk segera menunjuk Pj Sekretaris daerah (Sekda) yang baru.
Perihal tersebut menyusul rapat pimpinan DPRD Kampar bersama komisi I, juga menghadirkan BKPSDM bersama Kepala Bagian hukum terkait dengan Pj Sekda Kampar yang baru.
Repol menyebut, Ini terkait kepentingan umum atau hajat orang banyak, karena ini akan juga menganggu perjalanan roda pemerintahan. Disamping itu, Sekda juga sebagai Ketua tim setiap OPD yang bisa mengambil kebijakan, maka harus segera diselesaikan agar roda pemerintahan ini semakin bagus.
"Sehingga slogan yang selalu disampaikan kampar semakin melaju ini betul - betul melaju, jangan terhenti dan terseok - seok," ungkap Repol wakil ketua DPRD didampingi Ketua Komisi 1 Zulfan Azmi dan Muhammad Ansor kepada awak media di Bangkinang, Senin (29/4/2024).
Repol menyebutkan maka siapa pun yang ditunjuk oleh Pj Bupati Kampar, sebagai Pj Sekda defenitif.
"DPRD Kampar insya allah siap membantu dan bekerjasama, sehingga proses ini bisa segera dilaksanakan," jelas Repol.
Repol katakan, karena kepentingan yang mendesak terhadap pencarian keuangan di setiap OPD dan kepentingan jangka panjang setiap OPD dan juga akan mengadakan pembahasan APBD P.
Maka kita minta segera diselesaikan, jangan karna konflik ini lalu merugikan masyarakat dan merugikan daerah gitu.
Ambil sikap tegas, jadilah pemimpin yang tegas yang punya sikap, kalau tidak sanggup ambil sikap tidak usah jadi pemimpin.
"Segera ambil sikap, jangan merugikan daerah itu kuncinya, jangan kepentingan orang perorang dan kelompok lalu merusak kepentingan umum," tegas Repol.
Ia menambahkan, terkait dengan isu yang beredar 3 nama, kami akan konsultasi ke bagian hukum dan BKPSDM Provinsi Riau. Karena di kepress no 3 tahun 2018 disebutkan bahwa terkait dengan Pj Sekda hanya satu nama yang di usulkan, itu jelas bunyinya.
Kita juga akan mempertanyakan dimana dasar Pemprov Riau memaksa Pemda Kampar, mengusulkan 3 nama.
Di keppres no 3 tahun 2018 jelas disebutkan hanya satu nama, maka ketika satu nama diusulkan oleh Pj Bupati Kampar ke Pemprov Riau atau Gubernur.
"Muncul SK atau nama lain diluar yang diusulkan, itu tidak masuk akal, ini juga akan kami ingin pertanyakan," beber Repol.
"Dalam keppres no 3 tahun 2018 dijelaskan, gubernur hanya menerima dan menolak itu hanya rekomendasi buka SK atau keputusan
Itu untuk tahap berikutnya yang akan kami pertanyakan," tandasnya. Reza
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
