Empat Pengurus JMSI Kampar Lulus UKW, Molly Wahyuni Torehkan Prestasi Terbaik

KAMPAR – Empat pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kampar dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan JMSI Pusat di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau (UIR), 6–7 November 2026.

Menariknya, salah seorang peserta dari JMSI Kampar, Assoc. Prof. Dr. Molly Wahyuni, tidak hanya dinyatakan kompeten pada jenjang utama, tetapi juga berhasil meraih nilai terbaik dalam pelaksanaan UKW tersebut.

Keempat pengurus JMSI Kampar yang mengikuti UKW terdiri atas dua peserta jenjang utama, yakni Molly Wahyuni dan Akhir Yani. Sementara itu, Syaifullah mengikuti jenjang madya dan Yesi Susanti pada jenjang muda.

Ketua JMSI Kampar, Netty Mindrayani, mengatakan UKW merupakan langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kredibilitas wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut.

"UKW ini bukan sekadar sertifikasi, tetapi pembuktian bahwa wartawan JMSI Kampar bekerja secara profesional, beretika, dan taat pada Kode Etik Jurnalistik," ujarnya.

Netty mengaku bangga atas keikutsertaan Molly Wahyuni yang saat ini telah menyandang gelar profesor dan berprofesi sebagai dosen di Universitas Pahlawan. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat dan kecintaan terhadap dunia jurnalistik tetap melekat meskipun memiliki kesibukan di bidang akademik.

"Ini luar biasa. Meski Molly sudah bergelar profesor dan menjadi dosen di Universitas Pahlawan, jiwa kewartawanannya tidak bisa hilang karena sudah mendarah daging. Alhamdulillah, dari hasil tes tersebut Molly berhasil mendapatkan nilai terbaik," ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan empat pengurus tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota JMSI Kampar lainnya untuk meningkatkan kompetensi dan mengikuti UKW pada kesempatan berikutnya.

"Alhamdulillah, dengan lulusnya keempat pengurus JMSI Kampar ini, jumlah pemegang UKW jenjang utama bertambah menjadi enam orang. Bukankah ini luar biasa," katanya.

Sementara itu, peserta UKW jenjang muda, Yesi Susanti, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti ujian. Materi yang diujikan, mulai dari teknik penulisan berita, pemahaman kode etik jurnalistik hingga keterampilan wawancara, menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik.

Di sisi lain, Ketua JMSI Riau, H. Dheni Kurnia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada JMSI Pusat yang telah menyelenggarakan UKW di Provinsi Riau.

Ia juga bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan peserta dapat mengikuti tahapan ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

"Mudah-mudahan tahun depan UKW dapat dilaksanakan kembali di Provinsi Riau, sekitar bulan Juni 2027, dan Fikom UIR akan menjadi tempat penyelenggaraannya," ujarnya.

Dheni bahkan sempat berseloroh bahwa dirinya telah bernazar akan memotong dua ekor kambing apabila seluruh peserta dinyatakan kompeten.

"Karena tidak semuanya lulus, maka cukup nasi bungkus saja," katanya sambil berseloroh.

Sementara itu, perwakilan dewan penguji, Henny Eliati, menyampaikan bahwa UKW angkatan kedua yang diselenggarakan JMSI tersebut diikuti 30 peserta yang mendaftar. Namun, satu peserta mengundurkan diri sehingga hanya 29 orang yang mengikuti seluruh rangkaian ujian hingga selesai.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 peserta dinyatakan kompeten, sedangkan dua peserta lainnya belum kompeten.

"Yang belum kompeten agar belajar lebih baik lagi dan bisa mengikuti UKW kembali pada masa mendatang," tukasnya. **

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru