Gandeng Mitra NGO, DKP Kepri Perkuat Pengelolaan Konservasi Perairan
TANJUNGPINANG, RESONANSI.CO – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau menggandeng sejumlah mitra Non-Governmental Organization (NGO) untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi perairan di Kepri. Kolaborasi.
Sekretaris DKP Kepri, Laode M. Faisal, mengatakan kemitraan dengan NGO bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan konservasi melalui pemberdayaan masyarakat, edukasi, peningkatan kesadaran lingkungan, advokasi, penguatan tata kelola, hingga mobilisasi sumber daya.
“Kolaborasi dengan NGO ini sangat penting untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi, khususnya di Taman Wisata Perairan Timur Pulau Bintan. Langkah ini merupakan komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi publik,” ujar Laode, Selasa (18/11/2025).
Rencana pengelolaan kawasan konservasi perairan telah resmi diluncurkan dan menjadi payung sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, serta organisasi non-pemerintah. Kolaborasi ini diyakini menjadi pilar penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir di Provinsi Kepri.
Adapun mitra yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi:
Perguruan Tinggi:
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji (Stisipol Raja Haji)
Organisasi Konservasi (NGO):
Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
Yayasan Ekologi Kepulauan Riau (YEKR)
Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (YAKOPI)
Perguruan tinggi berperan dalam riset dan pengembangan sumber daya manusia, sedangkan NGO berkontribusi melalui keahlian teknis dan pendampingan langsung kepada masyarakat.
Fokus utama program ini meliputi perlindungan keanekaragaman hayati, restorasi ekosistem pesisir dan laut, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui konservasi berkelanjutan.
Laode M. Faisal menegaskan bahwa DKP Kepri membuka peluang bagi pihak lain untuk turut serta dalam gerakan ini.
“Kami mengundang institusi, perusahaan, organisasi, dan individu untuk bergabung memberikan dukungan, keahlian, maupun pendanaan guna memperluas program konservasi ini. Dukungan Anda sangat penting untuk memastikan ekosistem Kepri tetap lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Dengan kolaborasi multipihak ini, DKP Kepri optimistis pengelolaan kawasan konservasi di wilayah Kepulauan Riau akan semakin efektif, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat pesisir. (AAL)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
- Nasional
- 01 April 2026 05:41 WIB
Kejari Rohil Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Firdaus Tekankan Sinergi dan Keterbukaan Informasi
- Rohil
- 01 April 2026 05:35 WIB
IBOS Expo 2026 Kembali Digelar Agustus, Targetkan 7.500 Pengunjung dan 120 Brand Peluang Bisnis
- Nasional
- 31 Maret 2026 19:24 WIB
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:53 WIB
PLN Peduli Mangrove Berakit: Dari Akar yang Ditanam, Harapan Masyarakat Tumbuh
- Nasional
- 31 Maret 2026 18:48 WIB
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Nasional
- 31 Maret 2026 16:20 WIB
Lantik PAW Bapekam, Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal
- Siak
- 31 Maret 2026 12:26 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
- Kepri
- 31 Maret 2026 05:37 WIB
Bupati Afni Minta Kepsek Kawal Program Makan Bergizi Gratis
- Siak
- 30 Maret 2026 21:44 WIB
Tebar Manfaat Seraya Penuhi Hak WBP, Lapas Tembilahan gandeng BAZNAS Hadirkan Dampak nyata
- Inhil
- 30 Maret 2026 13:53 WIB
Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Minta ASN Kepri Tingkatkan Kinerja
- Kepri
- 30 Maret 2026 13:39 WIB
