Rokok Ilegal Tanpa Cukai Masih Beredar, Publik Desak Bea Cukai dan APH Bertindak Tegas
TANJUNGPINANG, RESONANSI.CO- Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai merek PSG, UFO, OFO HMilk yang masih beredar dan bebas dijual di Tanjungpinang wilayah Kepulauan Riau (Kepri), kembali menuai sorotan publik.
Masyarakat mendesak Bea Cukai bersama aparat penegak hukum (APH) agar tidak hanya melakukan penindakan di tingkat pedagang, tetapi juga menindak tegas pemasok utama yang diduga menjadi aktor di balik peredaran rokok ilegal tersebut.
Publik menilai peredaran rokok tanpa cukai secara jelas merugikan keuangan negara karena tidak memberikan kontribusi pajak cukai.
Selain itu, keberadaannya juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat dan merugikan pelaku usaha rokok legal yang selama ini patuh terhadap ketentuan perundang-undangan.
Lemahnya penindakan terhadap pemasok dan pengusaha utama membuat peredaran rokok tanpa cukai terus berlangsung.
Sementara itu, razia yang dilakukan kerap menyasar pedagang kecil, tanpa menyentuh sumber distribusi utama yang dinilai memiliki peran besar dalam peredaran rokok ilegal.
“Kalau hanya pedagang kecil yang ditindak, masalahnya tidak akan selesai. Pemasok dan pengusaha utamanya harus disentuh hukum agar ada efek jera,” ujar salah seorang warga Tanjungpinang, Eri, Senin (2/2/2026).
Ia berharap Bea Cukai dan APH dapat meningkatkan pengawasan serta melakukan penegakan hukum secara menyeluruh dan transparan.
Penindakan yang tegas kata dia, dinilai penting untuk memutus mata rantai peredaran rokok tanpa cukai, menyelamatkan penerimaan negara, serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Warga lainya, Didi juga menyebut rokok tanpa cukai masih mudah ditemukan dan diperjualbelikan secara terbuka.
“Masih banyak dijual, bang. Rokok merek HMilk, PSG, dan OFO gampang ditemukan. Coba saja cari di kios-kios dan kedai rokok di Tanjungpinang,” ujarnya.
Sementara saat di konfirmasi sebelumnya kepada Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP B Tanjungpinang, Setia Hanjaya mengatakan akan mengkonfirmasikan ke unit terkait.
"Siap, kami konfirmasikan dulu ke unit terkait ya bang," janjinya.
(AL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Desa Wisata Rantau Langsat Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Promosi Digital
- Inhu Traveliner
- 16 Mei 2026 13:33 WIB
Disdukcapil Kampar Tetap Buka Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Kampar
- 16 Mei 2026 12:17 WIB
Disdik Riau Larang Sekolah Tahan Ijazah, Tunggakan Siswa Akan Dibantu Baznas
- Pendidikan
- 16 Mei 2026 11:05 WIB
Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
- Rohil
- 16 Mei 2026 10:52 WIB
Merasa Dirugikan, PT Sasando Akhirnya Buka Suara soal Central Hill
- Batam
- 16 Mei 2026 06:19 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
PKS Riau Dorong DPRD Bantu Pemda Genjot PAD di Tengah Pemangkasan Dana Pusat
- Ekonomi
- 15 Mei 2026 17:07 WIB
Bupati Bintan Terbitkan SK Pendataan Ulang Bangunan di Atas Lahan TNI AL
- Bintan
- 15 Mei 2026 16:42 WIB
Libur Panjang, Homestay Danau Tajwid Jadi Pilihan Wisata Alam Favorit
- Traveliner
- 15 Mei 2026 16:28 WIB
