"Bangun Kampung" Mahasiswa KKN UNRI 2023 Gelar Sosialisasi di Talikumain
Tambusai - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Tahun 2023 yang bertempat di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai menggelar berbagai Sosialisasi.
Salah satunya sosialisasi bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Tambusai dengan Program Kerja Pencegahan Kenakalan Remaja dengan peserta SMPN 3 Tambusai.
Kapolsek Tambusai Iptu Efendi Luppino.SIK, menyambut Baik Program Kerja Nyata Mahasiswa UNRI 2023 yang dilaksanakan di Desa Talikumain Kecamatan Tambusai. "Semoga sosialisasi yang dilaksanakan Dapat bermanfaat," ujar Kapolsek di Desa Talikumain, Kamis (17/8/2023)
Effendi Lupino memaparkan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja agar memiliki pengetahuan dan kesadaran yang lebih tentang kenakalan remaja untuk mengurangi kasus kenakalan remaja saat ini.
"Seperti yang kita tahu kenakalan remaja saat ini bisa berupa kekerasan antar teman, Narkoba, bahkan kekerasan secara verbal pun sering terjadi," ujarnya.
Atas sosialisasi tersebut, pihak sekolah mendukung penuh dengan sambutan hangat dan membantu menyediakan peralatan untuk berlangsungnya acara sosialisasi. "Peserta juga sangat antusias dengan begitu semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut," ujarnya.
Rasa antusias dan semangat siswa-siswi SMPN 3 Tambusai dibuktikan dengan adanya banyak siswa yang bertanya terkait materi yang telah disampaikan. Mahasiswa KKN UNRI 2023 Desa Talikumain Cristoper Simbolon, Rey Franslin,Muhammad Zidan, Nur Rizky Suryani Putri, Sabrina Helena, Grace Lestari, Ni Made Ayunda Atmaja, Ranti Nurcahaya, Afriyanti, Widiana Safitri
juga turut membantu meramaikan acara tersebut dengan membuka sesi tanya jawab yang dilakukan dengan tujuan menciptakan suasana agar tidak terkesan membosankan.
Selqnjutnya, program Kerja Bangun Kampung KKN UNRI 2023 Desa Talikumain selanjutnya melaksanakan sosialisasi Sunting bersama pihak Kesehatan Puskesmas Tambusai.
Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi, dimana dalam jangka pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik pada anak.
Menangani masalah tersebut, KKN Universitas Riau Desa bersama dengan pihak kesehatan Puskesmas Tambusai dan posyandu Teratai Desa Talikumain mengadakan sosialisasi stunting melakukan posyandu balita bulanan, mulai dari pendataan balita, penimbangan, sampai ke penyuluhan. Posyandu Teratai juga membagikan obat cacing kepada balita yang membutuhkan.
Selain itu, ibu hamil, dan para orang tua balita juga mendapatkan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau. Dari sosialisasi yang disampaikan, warga Desa dapat mencegah dan mengetahui bahaya'stunting, bertempat di Pos Yandu Teratai Desa Talikumain.
Kepala Desa Talikumain Rahim. S.Pd memberikan semangat kepada Mahasiswa UNRI yang sedang melaksanakan KKN di Desa Talikumain. "Semoga kedepan dapat membawa Kemajuan juga buat Desa Kami," tukas Rahim. Nurdin
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Riau Butuh Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Kejar Target Investasi Rp72,5 Triliun
- Ekonomi
- 16 Mei 2026 20:27 WIB
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi Ribuan Pemuda di Padang
- Nasional
- 16 Mei 2026 20:21 WIB
Polres Kepulauan Meranti Gelar Panen Raya Jagung dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri
- Kepulauan Meranti
- 16 Mei 2026 19:20 WIB
Desa Wisata Rantau Langsat Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Promosi Digital
- Inhu Traveliner
- 16 Mei 2026 13:33 WIB
Disdukcapil Kampar Tetap Buka Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Kampar
- 16 Mei 2026 12:17 WIB
Disdik Riau Larang Sekolah Tahan Ijazah, Tunggakan Siswa Akan Dibantu Baznas
- Pendidikan
- 16 Mei 2026 11:05 WIB
Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
- Rohil
- 16 Mei 2026 10:52 WIB
Merasa Dirugikan, PT Sasando Akhirnya Buka Suara soal Central Hill
- Batam
- 16 Mei 2026 06:19 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
