Bupati Siak Tempuh Jalan Lumpur Bagikan Seragam ke Wilayah 3T Sungai Apit

SIAK – Afni Zulkifli didampingi Camat Sungai Apit Tengku Muhtasar menyerahkan seragam sekolah gratis bagi siswa SDN 024 dan SMPN 08 di Dusun Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (21/5/2026).

Perjalanan menuju lokasi bukan hal mudah. Rombongan harus melewati jalan tanah berlumpur, menyeberangi sungai, hingga membelah perairan untuk mencapai salah satu wilayah 3T di Kabupaten Siak.

Setibanya di lokasi, para siswa tampak sudah menunggu di lapangan sekolah yang masih dipenuhi genangan air sisa hujan. Dengan seragam pramuka dan sepatu berlumpur, mereka berdiri rapi menyambut kedatangan rombongan pemerintah daerah.

Kunjungan ini menjadi kali kedua bagi Afni mendatangi Dusun Mungkal. Saat menaiki tangga kayu menuju jembatan, ia sempat berkelakar soal medan perjalanan yang cukup berat.

“Untung saya anak sungai, jadi hal seperti ini sudah biasa,” ujarnya.

Dari tepian sungai, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menggunakan mobil pick-up menuju sekolah tempat pembagian seragam dilakukan.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Siak itu disambut antusias murid, guru, dan masyarakat setempat. Afni tampak berbaur bersama anak-anak, bercengkerama, hingga ikut menari joget Melayu di panggung sederhana sekolah.

Dalam sambutannya, Afni mengakui pemerintah daerah belum mampu hadir secara maksimal di seluruh wilayah, terutama daerah terpencil. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru karena belum dapat memberikan perhatian terbaik atas pengabdian mereka selama ini.

“Pengabdian guru jauh lebih besar dibanding apa yang diterima hari ini,” katanya.

Mantan wartawan itu juga memberi semangat kepada para siswa agar tetap giat belajar meski harus menghadapi akses jalan yang sulit menuju sekolah. Menurutnya, pendidikan merupakan jalan penting untuk mengubah masa depan.

“Walaupun sekolah jauh dan jalannya sulit, tetap semangat belajar. Pendidikan adalah jalan untuk masa depan yang lebih baik,” pesan Afni kepada para murid.

Usai kegiatan pembagian seragam, suasana haru terjadi saat seorang ibu mualaf dari suku asli Melayu Anak Rawa mendatangi Afni di Dusun Tanjung Pal, Sungai Apit.

Perempuan tersebut rela menunggu hingga acara selesai demi menyampaikan harapannya agar sang anak dapat melanjutkan pendidikan di pesantren, meski terkendala kondisi ekonomi keluarga.

Dengan mata berkaca-kaca, ia memohon bantuan agar anaknya tetap bisa menempuh pendidikan agama di pesantren mana saja.

Menanggapi hal tersebut, Afni menegaskan anak-anak yang memiliki niat baik untuk belajar harus mendapat perhatian bersama.

“Selagi ada niat baik anak-anak seperti ini, Insya Allah akan dirawat dan dijaga Allah SWT. Dan tentu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. Kamiran

Editor : Reza MF
Tag : # Siak



Bagikan

Berita Terbaru