DWP Kab. Kampar Gelar Seminar Etika, Kepribadian Dan Skill Communication
Bangkinang Kota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dalam rangka HUT DWP yang ke 25 Tahun 2024 menggelar Seminar Etika Kepribadian Dan Skill Communication dengan mengambil tema Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar pada Kamis (24/10).
Berbicara di depan umum tidaklah gampang, karena akan dituntut sebuah skill yang mapan dan teknik penguasaan audiens agar apa yang disampaikan dapat diterima oleh pendengar dengan baik.
Adapun tujuan kegiatan ini seperti yang dikatakan oleh Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar Atni Prawati Syahrizal saat buka acara ini yakni untuk meningkatkan kemampuan berbicara secara profesional dan beretika di depan umum ini bagi para pengurus dan anggota DWP Kabupaten Kampar.
Seminar ini mendatangkan narasumber dari Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat Ridho Yatta, SE atau didunia entertainer akrab disapa Vinno Yatta yang merupakan MC Profesional. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ketua DWP UP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan anggota.
Dalam sambutannya Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar mengatakan berbicara di depan publik bukan merupakan suatu hal yang mudah. Perlu adanya tingkat percaya diri yang kuat serta lafal yang jelas dalam pengucapan kata agar mudah dipahami oleh pendengar.
"Pelaksanaan Seminar ini juga akan menjelaskan bagaimana menjadi Public Speaking yang baik dan benar. Seminar ini memberikan manfaat untuk meningkatkan rasa percaya diri dan mampu membangun juga menjalin komunikasi baik dalam organisasi maupun bermasyarakat. Kemampuan ini sangat dibutuhkan oleh anggota DWP Kabupaten Kampar yang selalu bersosialisasi dengan masyarakat," terangnya.
"Semoga dengan diadakannya seminar ini seluruh anggota DWP Kabupaten Kampar dapat berbicara di depan umum dengan baik dan penuh percaya diri, karena ini sangat penting dan merupakan bukti bahwa DWP Kabupaten Kampar ke depannya akan mampu bertransformasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2024" pungkasnya.
Dikesempatan itu juga saat memulai seminar, narasumber mengatakan berbicara di depan umum suka atau tidak suka merupakan keterampilan yang harus dikuasai.
"Berbicara di depan umum harus dikuasai karena pada suatu saat kita mungkin akan berbicara dihadapan semua orang untuk menyampaikan pesan, pertanyaan, tanggapan atau pendapat tentang suatu hal yang diyakini," ujar Ridho. Ditambahkannya, teknik berbicara dimuka umum dapat digunakan dalam mempresentasikan proposal proyek atau produk di hadapan mitra bisnis dan calon pembeli. "Selain Public Speaking yang baik, penampilan di depan umum juga sangat perlu diperhatikan dengan menjaga etika kepribadian dan fashion yang sesuai dengan keadaan disaat kita berbicara di depan umum," terangnya.
Dia juga mengatakan Public Speaking adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyampaikan atau mempresentasikan suatu topik di depan umum. Seseorang bisa mengantarkan informasi secara jelas di hadapan audiens dengan menguasai dan menerapkan teknik berbicara yang tepat. Poin terpenting dari keahlian public speaking adalah bagaimana seseorang tersebut dapat berbicara dengan baik dan terstruktur sehingga gagasan yang ingin disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh banyak orang.
"Selain mengandalkan bagaimana cara berkomunikasi, skill ini juga perlu dibarengi dengan keyakinan diri dan etika kepribadian dengan kadar yang pas. Pembawaan yang baik dapat membantu audience merasa nyaman pada performa kita saat menyampaikan sesuatu. Dari rasa percaya diri ini juga akan menggiring pembicara memiliki body language yang tepat," ujar Ridho. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
