Idul Adha di Pasar Kuok, Khatib Ajak Umat Teladani Pengorbanan dan Keikhlasan

KAMPAR – Ratusan umat Islam di Desa Pasar Kuok melaksanakan Sholat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Sepak Bola Pasar Kuok, Rabu (27/5/2026).

Bertindak sebagai khatib, Wakil Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok, Ainol Pajri, Lc., M.H., menyampaikan khutbah tentang makna pengorbanan dan ketulusan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.

Dalam khutbahnya, Ainol Pajri menegaskan bahwa hidup seorang muslim sejatinya adalah pengorbanan, baik pengorbanan harta, tenaga, maupun jiwa dan raga demi menjalankan perintah Allah SWT.

Ia mencontohkan kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, Khubaib bin Adi, yang ditangkap kaum kafir Quraisy karena mempertahankan keimanannya dan mengikuti Rasulullah SAW.

“Sebelum dibunuh, Khubaid meminta izin untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu. Setelah selesai sholat, kaum Quraisy mengira ia takut menghadapi kematian. Namun Khubaid berkata, ‘Demi Allah, anggapan kalian keliru. Sesungguhnya aku tidak takut mati,’” ungkapnya.

Menurutnya, pengorbanan Khubaib bin Adi menjadi bukti nyata kecintaan seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya.

“Itulah pengorbanan yang sesungguhnya, ketika cinta kepada Allah dan Rasul dibuktikan dengan keimanan dan keteguhan,” ujarnya.

Ainol Pajri juga menjelaskan bahwa bentuk cinta kepada Allah dapat diwujudkan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Bentuk ketaatan bagi wanita adalah menutup aurat. Sedangkan bagi laki-laki, ketika azan berkumandang, bersegeralah menuju masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah. Itulah bentuk kecintaan kepada Allah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan masyarakat yang berkurban agar melakukannya dengan penuh keikhlasan dan tidak mengharapkan pujian dari manusia.

“Bukan daging ataupun darah hewan kurban yang diinginkan Allah SWT, tetapi ketakwaan dari hamba-Nya,” tutupnya. REZA

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru