Jalan dalam Kawasan Hutan Tak Bisa Dikerjakan, Syamsuar: Belum Dapat Izin
PEKANBARU - Jalan provinsi di Riau yang hampir 3.000 kilometer ternyata masih ada yang masuk di dalam kawasan hutan sehingga tidak bisa dikerjakan karena belum mendapat izin pelepasan kawasan hutan.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Rokan Hulu dan Rokan Hilir dari Kunker tersebut perbatasan Rohul dan Rohil, masih ada 5 kilometer lagi masuk kawasan hutan, padahal tak ada hutan di situ.
"Dari jalan Mahato sampai ke Simpang Manggala diperbatasan Rohul dan Rohil masih ada 5 kilo lebih yang masuk kawasan hutan, padahal tak ada hutannya," kata Syamsuar di Pekanbaru, Senin (10/7/2023).
"Kalau masuk kawasan hutan tak bisa dikerjakan PU karena belum mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan," tambahnya.
Sebelumnya Syamsuar pernah mengatakan bahwa Pemprov Riau sendiri melalui Dinas Lingkungan dan Kehutanan masih mengupayakan izin pembangunannya melalui kementerian terkait.
"Sedang diurus. Kalau sudah selesai baru kita bangun," papar Syamsuar.
Saat kunjungan beberapa waktu lalu orang nomor satu di Riau ini di lokasi pembangunan jalan mendapatkan apresiasi para tokoh masyarakat tempatan. Kepala desa tempatan dan beberapa warga turut menyambangi kehadiran Syamsuar untuk menyampaikan apreaiasinya atas pembangunan jalan tersebut.
Jalan lintas Mahato - Simpang Manggala ini dibangun dengan anggaran tahun reguler. Pada 2024 mendatang akan kembali dilanjutkan melalui lelang.
Lebih lanjut orang nomor satu di Riau ini menjelaskan bahwa selain jalan provinsi yang menjadi penghubung antara Rohul dan Rohil juga ada jalan Bono yang di Pelalawan dan jalan dari Kota Dumai ke Sinaboi (Rohil) juga masih masuk dalam kawasan hutan.
Terkait pembebasan jalan provinsi yang berada dikawasan hutan, ia mengakui bahwa dirinya bersama Bupati Rokan Hilir dan Walikota Dumai periode sebelumnya telah menghadap Menteri agar mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan.
"Dulu saya bersama bupati Rohil dan Walikota Dumai yang lama telah menghadap langsung Menteri namun sampai sekarang tak keluar izinnya," pungkasnya. Rilis
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Sinergi Polisi dan Petani di Enok Dorong Ketahanan Pangan
- Inhil
- 23 Mei 2026 13:16 WIB
Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Warga , Personel Polsek Enok Pantau Tanaman Di Perkarangan Rumah
- Inhil
- 23 Mei 2026 13:05 WIB
RANS Carnival 2026 Diyakini Dongkrak Ekonomi dan UMKM Riau
- Ekonomi
- 23 Mei 2026 12:06 WIB
Riau Masuk Lima Besar Nasional Pengelolaan Arsip Terbaik
- Nasional
- 23 Mei 2026 11:50 WIB
GRANAT Kampar Dukung Polri Berantas Narkoba Hingga ke Akar
- Hukrim
- 23 Mei 2026 11:44 WIB
Veda Ega Pratama Jadi Rookie Terbaik Moto3 2026, Pembalap Indonesia Termuda Pimpin Perolehan Poin Rookie
- Olahraga
- 23 Mei 2026 11:36 WIB
Riau Gelap Gulita, PLN Ungkap Penyebab Blackout se-Sumatra
- Riau
- 23 Mei 2026 09:28 WIB
Pemprov Riau Tekankan Peran Guru TK Bentuk Generasi Emas
- Pendidikan
- 23 Mei 2026 09:22 WIB
Malaysia Masters 2026: Amri/Nita Tampil Maksimal Meski Gagal ke Perempat Final
- Olahraga
- 23 Mei 2026 08:51 WIB
Polres Kepulauan Meranti Gelar Jumat Curhat Bersama Pemuda Desa gogok Darusalam
- Kepulauan Meranti
- 23 Mei 2026 08:26 WIB
Dari Dapur Sederhana, Bolen Pisang Jadi Harapan Baru Ibu-Ibu Kampar
- Traveliner
- 23 Mei 2026 08:23 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
- Inhil
- 22 Mei 2026 22:09 WIB
AKP Yosi Marlius: Kehadiran Polri Di Kebun Bukan Hanya Soal Keamanan
- Inhil
- 22 Mei 2026 21:58 WIB
Bupati Karimun Iskandarsyah Serahkan Hadiah Juara Turnamen Paya Manggis Cup 1
- Karimun
- 22 Mei 2026 20:18 WIB
Dorong Program 1.000 Doktor untuk Riau dan Kepulauan Riau, PMRI dan UIR Teken MoU
- Pekanbaru
- 22 Mei 2026 18:45 WIB
Jalan Penghubung Kampar Kiri-Kampar Kiri Hulu Disiapkan, Dorong Kelancaran Ekonomi Warga
- Ekonomi
- 22 Mei 2026 18:14 WIB
