Kejari Karimun Hentikan Penyidikan Kasus Insentif Guru TPQ, Ini Sebabnya
KARIMUN, RESONANSI.COM -Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, mengentikan penyidikan terhadap dugaan penyelewengan dana insentif guru TPQ pada Bagian Kesra pemkab Karimun
Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Dr. Priyambudi, S.H., M.H., mengatakan penghentian kasus tersebut dikarenakan tidak terbukti adanya penyelewengan anggaran.
" Terkait dugaan penyimpangan atau penyelewengan dana untuk guru_guru TPQ, baik yang sertifikasi maupun yang non sertifikasi. Tim penyidik Kejaksaan telah memeriksa 400 an orang saksi. Dimana dari rangkaian pemeriksaan tersebut belum terdapat indikasi perbuatan merugikan negara karena dibayarkan dari khas daerah langsung ke rekening penerima honor masing-masing guru. Sehingga supaya kasus ini tidak berlarut larut dan mempunyai kepastian hukum untuk sementara per hari ini kami hentikan penyelidikannya. Namun jika di kemudian hari ada fakta-fakta baru kami siap untuk melanjutkan kembali," ujar Kajari Karimun Priyambudi, Selasa 21 Januari 2025, di Aula Kejaksaan Negeri Karimun, Kabupaten Karimun.
Bergulirnya kasus ini bermula adanya laporan masyarakat yang melaporkan. bahwa terjadi penyelewengan insentif guru TPQ oleh Bagian Kesra, sehingga Kejari Karimun melakukan penyelidikan.
"Hasil pemeriksaan kami terhadap 400 an lebih guru yang sudah kami minta keterangan dengan menanyakan apakah ada yang tidak menerima insentif ? semuanya menjawab menerima .Kemudian pertanyaan berikutnya, apakah ada dilakukan pemotongan ? semuanya menjawab kompak tidak pernah ada pemotongan. Jadi apa yang disampaikan oleh pelapor sama sekali tidak terbukti, sehingga kasus ini kita hentikan, tutup Kasi Pidsus Priandi Firdaus. RED/CW.
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
