Nekat Serobot Antrean, 10 Sopir di Jalan Lintas Timur Pelalawan Ditilang Polisi
PELALAWAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan menindak tegas pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di ruas Jalan Lintas Timur (Jalitim) KM 75 hingga KM 85, Kabupaten Pelalawan. Sebanyak 10 sopir dijatuhi sanksi tilang karena nekat menerobos antrean saat terjadi kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Riskyan, mengatakan kemacetan di ruas jalan tersebut tidak hanya dipicu oleh pengerjaan peningkatan infrastruktur, tetapi juga diperparah oleh perilaku sejumlah pengendara yang mengambil jalur berlawanan untuk mendahului antrean.
"Banyak kendaraan yang nekat melambung dan mengambil jalur dari arah berlawanan. Akibatnya, arus kendaraan dari arah sebaliknya ikut terkunci sehingga kemacetan semakin parah," ujar Tatit, Senin (29/6/2026).
Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas melakukan penindakan langsung di lokasi dengan memberikan sanksi tilang kepada 10 pengendara yang terbukti melanggar.
Sebelum penegakan hukum dilakukan, Satlantas Polres Pelalawan telah mengedepankan langkah preventif melalui pemasangan rambu-rambu sementara dan spanduk imbauan di sekitar lokasi proyek. Namun, imbauan tersebut masih diabaikan oleh sebagian pengendara.
"Karena imbauan tidak diindahkan, kami terpaksa melakukan penindakan berupa tilang di tempat agar memberikan efek jera kepada para pelanggar," jelasnya.
Dari hasil penindakan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa lima lembar SIM A, dua lembar SIM B2 Umum, serta tiga lembar STNK kendaraan roda empat sebagai bagian dari proses penilangan.
Langkah tegas kepolisian mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang telah mengantre secara tertib. Penanganan kemacetan juga melibatkan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi dengan memberikan dukungan logistik dan membantu petugas di lapangan.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa proyek perbaikan di Jalitim KM 75 merupakan pekerjaan penting karena kawasan tersebut kerap dilanda banjir yang mengganggu akses transportasi.
"Oleh sebab itu, proses penimbunan dan perbaikan jalan harus dipercepat agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu saat musim hujan," tukasnya. Anton
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

