Pj Bupati Kampar Harapkan Peningkatan EPSS Kampar Capai 3,5 tahun 2024
BANGKINANG KOTA - Hasil terakhir Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2024 di Kabupaten Kampar, saat ini meningkat diangka 2,73 yang sebelumnya diangka 2,09.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH saat Audiensi langsung dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar Ir Budianto di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Kampar, Selasa (5/11/2024).
Didampingi Pj Sekda Ramlah,SE,M Si, Hambali menambahkan bahwa EPSS sendiri merupakan suatu proses penilaian yang dilakukan BPS secara sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian privasi, guna meningkatkan kematangan secara detail.
Dengan demikian, walaupun angka EPSS kampar saat ini tinggi. Namun peringkat kita masih rendah (cukup) dibandingkan Kabupaten/Kota yang lain. Untuk itu, kedepan perlu kerjasama setiap OPD khususnya Bappeda dan Diskominfo Kampar serta OPD terkait dengan update data.
Dimana Bappeda sendiri yang merupa Koodinator, sementara Kominfo merupakan walidata harus menferifikasi, Update portal satu data untuk meningkatkan EPPS tahun 2024.
Semenetara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar Ir Budianto, saat itu menyampaikan bahwa tingkat kematangan dan kriteria EPPS memiliki benerapa level antara lain, level pertama Rintisan, Terkelola, Terdefenisi, Teepadu dan Terukur, serta Optimum.
Dengan demikian, agar capaian 3,5 yang menjadi standar BPS Provinsi Riau (sangat baik). Maka kedepan pemda kampar perlu mereviuw dan evaluasi secara berkala terhadap penerapan Domain Statistik Nasional. Serta melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi untuk meningkatkan kualitas secara berkesinambungan."terang Budianto.
Kami mohon dukungan Pemkab Kampar terhadap adanya forum satu data, update Portal satu data, evaluasi forum satu data dan data Sektoral lebih meningkat dan lebih baik" Tutup Bidianto. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
