Pj Sekda Kampar Ramlah Ikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi MCP dan SPI
Bangkinang Kota - Dalam rangka pelaksanaan Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti rapat monitoring dan evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Tindak Lanjut Rencana Aksi Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024 pada Pemerintah Daerah se- Provinsi Riau yang diselenggarakan oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI bersama Tim Satgas MCP KPK RI secara daring.
Kegiatan ini diikuti Pj Sekda Provinsi Riau Taufik OH, Pj Bupati Kampar diwakili oleh Pj Sekda Kampar Ramlah, SE.M.Si didampingi Inspektur Pembatu Rainol, DS.ST, M.IP, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kampar Muslim, Sekretaris Bapenda Kampar Jaka Putra, SE.MSi, Kabid Aset BPKAD Kampar Yafrizal Agusmar, SE. Sub Koordinator, Perencana Bappeda Kampar Dodi Risman Saputra, SE. Kabid Pengaduan Kebijakan Pelaporan Layanan DPM-PTSP Kampar Elfauza, Kabag keuangan Setda Kampar Sahrial di Ruang Zoom Meeting Lantai II Kantor Bupati Kampar di Bangkinang Kota. Selasa (22/10/2024).
Dalam rapat tersebut, Pj Sekda Kampar Ramlah, SE. M.Si menyampaikan bahwa saat ini Kampar telah melakukan rencana aksi tindak lanjut SPI 2023 dan telah dinilai 85%.
Terkait dengan progres MCP tahun 2024 Kabupaten Kampar telah menargetkan MCP tahun 2024 sebesar 79, 36?ngan melakukan percepatan fokus kepada capaian dari 62 Sub Indikator, 26 Indikator dan 8 Area Intervensi.
Ramlah juga katakan sesuai dengan hasil rapat, seluruh perangkat daerah terkait fokus dan melakukan percepatan dalam pemenuhan indikator MCP KPK sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan korupsi.
Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik, efektif, bersih, profesional, sehingga tercipta penyelenggaraan pemerintahan yang bersih transparan dan akuntabel."Ungkap Ramlah.
Sementara itu, Kasatgas Wilayah II KPK RI Agus Priyanto saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi MCP dan SPI menyampaikan bahwa MCP atau Monitoring Center for Prevention KPK merupakan upaya yang dilakukan oleh KPK RI untuk mendorong pencegahan korupsi melalui upaya-upaya preventif dengan melakukan berbagai intervensi, agar tercipta tata kelola Pemerintah Daerah yang bersih dan bebas dari korupsi.
Ditambahkan Agus Priyanto, SPI merupakan skor yang menunjukkan persepsi baik pihak internal maupun eksternal instansi terkait dengan pelaksanaan pencegahan korupsi yang telah dilaksanakan instansi. Perbedaan penilaian diantara keduanya adalah MCP pada tahap input, sedangkan SPI pada level output.
Agus Priyanto juga menghimbau kepada Pemerintah Daerah agar segera melakukan koordinasi dalam rangka menyusun rencana aksi tindak lanjut rekomendasi SPi tahun 2023 dengan memperhatikan substansi sehingga berdampak pada penurunan risiko korupsi daerah.
Dirinya juga sampaikan, melalui rapat ini diharapkan rencana aksi tindak lanjut dapat segera diterapkan untuk memperkuat integritas pelayanan publik serta mempercepat upaya pencegahan tindak pidana korupsi di setiap daerah. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
