HUT ke-20 Himpaudi Membersamai PTK, Mewujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan
Pekanbaru - Sabtu, (6/9) bertempat di aula Gedung BPMP Riau, diadakan kegiatan puncak Hari Ulang Tahun ( HUT) ke-20 Himpunan Pendidik dan tenaga kependidikan Anak Usia Dini Indonesia ( Himpaudi) tingkat Provinsi Riau.
Hadir Bunda PAUD Provinsi Riau, Hj. Henny Sasmita Wahid, S. Sos, M. Si, yang juga penasehat Himpaudi Riau.
Di puncak kegiatan HUT ke 20 Himpaudi ini juga hadir ketua Pengurus Pusat Himpaudi, DR. Betti Nuraini, MM, Kepala BPMP Riau, DR. Nilam Suri, Anggota DPR RI komisi X, bidang pendidikan, DR. Hj. Karmila Sari, Anggota DPR RI, komisi VIII, DR. H. Hendri Moenif beserta istri, Rektor UIR, Rektor IPTAR, Rektor Diniyah Pekanbaru, Kepala Balai Bahasa, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( BP3A) Provinsi Riau,ibu Sri Wahyuni, SE, MM, mantan ketua himpaudi Riau, perwakilan Dinas Pendidikan, kepala BAN PDM Riau, Bunda PAUD kabupaten kota. Pimpinan Organisasi Mitra, Muslimat NU, Aisyiyah, BKOW, PKK, Pusdatin, Iwapi, BKMT, Puan LAMR, IGTKI, IGRA, IGABA,Pokja PAUD, Pascola dan sponsor lainnya, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya ketua Himpaudi Riau, Hj. Aida Malikha, S. Psi, M. Si Psikolog, mengucapkan terimakasih kepada undangan, bunda PAUD kabupaten kota, Himpaudi kabupaten kota, anak anak para pemenang lomba kabupaten kota, sponsor yang telah hadir di acara puncak kegiatan hari ulang tahun Himpaudi ke 20.
"Terima kasih juga kepada Kepala BPMP Riau, yang telah meminjamkan aula dan fasilitas lainnya untuk giat Himpaudi ini," ujarnya.
Dijelaskan Aida, awalnya kegiatan puncak ini akan dilaksanakan di halaman kantor gubernur Riau, dengan menampilkan senam massal Anak Indonesia Hebat yang akan diikuti oleh 1500 anak usia dini.
"Persiapan untuk itu pun sudah dilakukan, namun, karena ada instruksi dari mendagri dilarang mengadakan keramaian, di saat kondisi negara kurang kondusif saat ini, maka acara bergeser ke aula BPMP," jelasnya.
Lanjut Aida, beberapa kegiatan sempena HUT Himpaudi ini telah dilakukan sejak Agustus lalu. Diantaranya lomba melukis dan mewarnai di kabupaten kota.
Tema HUT ke20 himpaudi adalah dua dekade membersamai PTK PAUD, mewujudkan kesetaraan dan kesejahteraan.
Karena saat ini tengah berlangsung perjuangan mewujudkan kesetaraan guru PAUD. Sempena HUT ke-20 ini juga dilakukan Penandatanganan naskah kerja sama atau MoU dengan Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan PAUD, diantaranya UIR, IPTAR dan IAI Diniyah Pekanbaru, juga MoU dengan Balai Bahasa.
Ketua PP Himpaudi, DR. Betti Nuraini, MM, menyebutkan, saat ini tengah berlangsung perjuangan mewujudkan kesetaraan guru PAUD. Saat ini tidak ada satu pasal pun dalam UU nomor 20 tahun 2003 (UU Sisdiknas )dan UU nomor 14 tahun 2005 ( UU guru dan dosen) yang mengakomodir guru PAUD non formal, sehingga, guru PAUD tidak bisa mendapatkan haknya seperti guru TK, diantaranya, mengikuti Pendidikan Profesi Guru ( PPG), dimana usai PPG akan mendapatkan tunjangan sertifikasi, pppk, ataupun PNS.
"Kami berharap pada komisi X DPR RI, dimana bu Karmila Sari salah satu komisi x DPR RI,Dapil Riau pula, kami titipkan amanah perjuangan ini, " ujar Betti yang akrab dipanggil bopo ini.
Karmila Sari, komisi x DPR RI, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan puncak HUT himpaudi ini, dan juga berjanji untuk memperjuangkan kesetaraan guru PAUD tersebut, demi pendidikan anak usia dini dan kesejahteraan guru PAUD.
Begitu pula anggota DPR RI Hendri Moenif, juga siap memperjuangkan kesetaraan guru PAUD. Demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bunda PAUD Riau, Hj. Henny Sasmita Wahid, S. Sos, M.Si, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan himpaudi Riau ini. Terkait perjuangan mewujudkan kesetaraan guru PAUD, pihaknya juga turut membersamai perjuangan itu dengan berkirim surat kepada komisi X DPR RI. Agar guru PAUD diperjuangkan, setara dengan guru lainnya.
"Sehingga akan berdampak pada kesejahteraan guru PAUD nantinya," singkatnya.
Henny mengakui ia juga anak seorang guru golongan rendah yaitu II A, dimana gaji ayahnya sangat kecil dan mereka sekeluarga juga pernah mengalami kesulitan ekonomi.
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
DPRD Kampar Dorong Pengembangan Riset Biodiesel Siswa MAN 5 Kuntu
- Kampar
- 20 Mei 2026 19:44 WIB
Pembalakan Liar di Habitat Harimau Sumatera, Pria di Inhil Ditangkap Gakkum Kehutanan
- Hukrim
- 20 Mei 2026 18:40 WIB
Resmi Diserahkan Presiden Prabowo, Enam Jet Rafale Perkuat Pertahanan Udara
- Nasional
- 20 Mei 2026 18:21 WIB
Tahun Ketiga Digelar, Anugerah Pendidikan Riau 2026 Beri Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi
- Pendidikan
- 20 Mei 2026 18:18 WIB
Bupati Roby Sidak Puskesmas Teluk Bintan, Pastikan Pelayanan Kesehatan Maksimal
- Bintan
- 20 Mei 2026 16:45 WIB
Polsek Keritang Dampingi Warga Tanam Jagung 1 Hektar Dukung Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 20 Mei 2026 16:43 WIB
Jembatan Durian Tandang Miring Diduga Akibat Tambang Ilegal, Aparat dan Warga Turun ke Lokasi
- Kampar
- 20 Mei 2026 12:42 WIB
Selamat Memperingati Hari Kebangkitan Nasional
- Batam
- 20 Mei 2026 10:08 WIB
DPRD Kampar Tunggu SK Gubernur untuk Lanjutkan Proses PAW Irwan Saputra
- Kampar
- 20 Mei 2026 08:13 WIB
Riau Kejar Peluang Pasar Karbon Global, Pemprov Fokus Rampungkan Tahap Persiapan NEK
- Ekonomi
- 20 Mei 2026 07:40 WIB
