Jaga Kelestarian Lingkungan, PLN Dukung Gerakan Gotong Royong Boyong Pohon Bersama BUMN
Jakarta - PT PLN (Persero) mendukung penuh gerakan sosial 'Gotong Royong Boyong Pohon’ yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini juga sejalan dengan semangat perseroan dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.
Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan tujuan gerakan sosial ini adalah menanam pohon sebanyak-banyaknya untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya di masa depan. penanaman pohon dimulai dari lingkungan kantor BUMN dan seluruh karyawannya diminta untuk menanam 70 ribu pohon secara serentak melalui gerakan ’Satu Orang Satu Pohon’. Selain itu, masyarakat juga diundang untuk berpartisipasi dalam Program Gotong Royong Boyong Pohon ini, dengan target menanam 30 ribu pohon.
”Kita ingin sesuai dengan program kita di CSR akan ada penghijauan, pendidikan dan perlindungan kepada UMKM, kita melihat polusi udara ini harus kita lakukan bersama. Kementerian BUMN mendorong penanaman pohon dan kemarin PLN sudah mulai,” ujar Erick di Jakarta, Minggu (8/10/2023).
Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan perusahaan-perusahaan untuk menanam pohon sebanyak mungkin di lingkungan perkantoran sebagai langkah preventif untuk mengurangi dampak negatif pencemaran udara.
”Jakarta perlu 6 hingga 8 tahun recovery. Aset-aset BUMN yang kita punya kita coba dorong untuk membantu penekanan polusi, menanam pohon dan lain-lain,” jelas Erick.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan PLN mendukung upaya pelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon. Hal ini, kata Darmawan sejalan dengan upaya PLN mengatasi perubahan iklim dengan melakukan transisi energi demi mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.
"Bumi kian memanas dan emisi karbon terus meningkat. Jika tidak berbuat sesuatu maka di tahun 2060, emisi dapat mencapai lebih dari 1 miliar ton CO2 per tahun. Karena itu PLN terus mendorong berbagai aksi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satunya melalui penanaman pohon ini," ujar Darmawan.
Ia juga memandang, 'Gotong Royong Boyong Pohon’ menjadi bukti nyata gerakan nasional upaya pelestarian lingkungan dan memastikan bumi layak huni bagi generasi saat ini dan mendatang.
”Gerakan 'Gotong Royong Boyong Pohon’ selaras dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang terus kami jalankan secara konsisten,” ucap Darmawan.
Selain melalui program ini, PLN secara mandiri juga sudah melakukan penanaman pohon di lingkungan kantor dan terus melakukan pelestarian lingkungan lewat aksi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama ini. PLN juga terus menggerakkan para pegawainya untuk bersinergi dengan berbagai stakeholder dalam upaya pelestarian lingkungan lewat aksi tanam pohon.
Sepanjang tahun 2023, PLN telah menanam sebanyak 36.211 pohon baik mangrove maupun pohon produktif. Upaya ini juga turut melibatkan 21.324 relawan yang terdiri dari pegawai PLN, stakeholders dan masyarakat.
Selain itu unit PLN yang tersebar di seluruh Indonesia juga telah melaksanakan program pelestarian lingkungan dan konservasi flora fauna yang dilaksanakan di 33 titik dengan jumlah penerima manfaat hingga 20.986 orang dan jumlah tenaga kerja yang terserap hingga 1.400 orang.
”Kami melakukan ini karena kami benar-benar ingin memastikan bahwa masa depan generasi mendatang lebih baik dari saat ini. Maka dulu tugas PLN adalah menyediakan listrik tetapi sekarang tugas PLN juga adalah to take care the environment," tutupnya. Advertorial
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Malaysia Masters 2026: Amri/Nita Tampil Maksimal Meski Gagal ke Perempat Final
- Olahraga
- 23 Mei 2026 08:51 WIB
Polres Kepulauan Meranti Gelar Jumat Curhat Bersama Pemuda Desa gogok Darusalam
- Kepulauan Meranti
- 23 Mei 2026 08:26 WIB
Dari Dapur Sederhana, Bolen Pisang Jadi Harapan Baru Ibu-Ibu Kampar
- Traveliner
- 23 Mei 2026 08:23 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
- Inhil
- 22 Mei 2026 22:09 WIB
AKP Yosi Marlius: Kehadiran Polri Di Kebun Bukan Hanya Soal Keamanan
- Inhil
- 22 Mei 2026 21:58 WIB
Bupati Karimun Iskandarsyah Serahkan Hadiah Juara Turnamen Paya Manggis Cup 1
- Karimun
- 22 Mei 2026 20:18 WIB
Dorong Program 1.000 Doktor untuk Riau dan Kepulauan Riau, PMRI dan UIR Teken MoU
- Pekanbaru
- 22 Mei 2026 18:45 WIB
Jalan Penghubung Kampar Kiri-Kampar Kiri Hulu Disiapkan, Dorong Kelancaran Ekonomi Warga
- Ekonomi
- 22 Mei 2026 18:14 WIB
Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Utama Lulusan Magang Hadapi Dunia Kerja
- Nasional
- 22 Mei 2026 17:28 WIB
TO Narkoba Ditangkap Saat Diduga Hendak Transaksi Sabu di Halaman Kantor Desa
- Hukrim Inhu
- 22 Mei 2026 17:22 WIB
Pemkab Kampar Gandeng Kemendikdasmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Pendidikan
- 22 Mei 2026 13:06 WIB
Bupati Siak Tempuh Jalan Lumpur Bagikan Seragam ke Wilayah 3T Sungai Apit
- Siak
- 22 Mei 2026 13:00 WIB
Stadion Utama Riau Kembali Bergeliat, SF Hariyanto Pusatkan Seluruh Cabor di Eks Venue PON
- Olahraga
- 22 Mei 2026 12:56 WIB
Perkuat Kemudahan Berinvestasi, BP Batam Kembali Luncurkan Layanan LMS
- Natuna Batam
- 22 Mei 2026 11:42 WIB
PLN Batam Jelaskan Fungsi Layanan kWh Meter Multiguna Kumpul Sementara (MKS)
- Batam
- 22 Mei 2026 11:38 WIB
