Nirkasus Cacar Monyet, Kadiskes Kampar Himbau Masyarakat Tetap Waspada
BANGKINANG- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kampar, dr. Asmara Fitrah Abadi mengatakan kasus cacar monyet atau Monkey pox (Mpox) belum dijumpai, baik tingkat provinsi maupun daerah.
"Bagi masyarakat Kampar dihimbau untuk berhati - hati dalam melakukan aktifitas domestik maupun internasional," ujarnya di Bangkinang, Selasa (24/9/2024).
Meskipun belum ada kasus yang terdeteksi, pihak Dinas Kesehatan Kampar tetap mengimbau masyarakat untuk waspada.
"Walaupun Kabupaten Kampar secara geografis tidak ada pintu masuk internasional, dikhawatirkan penduduk Kampar yang mempunyai mobilitas tinggi, seperti berkunjung ke negara jiran yang mungkin itu tidak terpantau," ujar dr Iffie, sapaannya.
dr Iffie mengatakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan Mpox sebagai darurat kesehatan global. Pada manusia, gejala Mpox mirip dengan gejala cacar air (Varicella).
Penularan Mpox terjadi melalui kontak langsung dengan hewan ataupun manusia yang terinfeksi atau melalui kontak tidak langsung. Penularan mpox dapat melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh.
"Penularan tidak langsung dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti tempat tidur penderita," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa pasien dengan kriteria suspek Mpox gejala ringan, dapat dilakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat selama periode infeksi.
"Jika ada individu yang menunjukkan gejala terpapar Mpox, upaya pencegahan harus segera dilakukan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan isolasi untuk individu yang terinfeksi," tukasnya. Reza
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Utama Lulusan Magang Hadapi Dunia Kerja
- Nasional
- 22 Mei 2026 17:28 WIB
TO Narkoba Ditangkap Saat Diduga Hendak Transaksi Sabu di Halaman Kantor Desa
- Hukrim Inhu
- 22 Mei 2026 17:22 WIB
Pemkab Kampar Gandeng Kemendikdasmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Pendidikan
- 22 Mei 2026 13:06 WIB
Bupati Siak Tempuh Jalan Lumpur Bagikan Seragam ke Wilayah 3T Sungai Apit
- Siak
- 22 Mei 2026 13:00 WIB
Stadion Utama Riau Kembali Bergeliat, SF Hariyanto Pusatkan Seluruh Cabor di Eks Venue PON
- Olahraga
- 22 Mei 2026 12:56 WIB
Perkuat Kemudahan Berinvestasi, BP Batam Kembali Luncurkan Layanan LMS
- Natuna Batam
- 22 Mei 2026 11:42 WIB
PLN Batam Jelaskan Fungsi Layanan kWh Meter Multiguna Kumpul Sementara (MKS)
- Batam
- 22 Mei 2026 11:38 WIB
Peringati Hari Kartini, Srikandi PLN Batam Gelar Donor Darah dan Inspiring Srikandi
- Batam
- 22 Mei 2026 11:32 WIB
17 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Kampar Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
- Kampar
- 22 Mei 2026 09:38 WIB
Kue Talam Durian, Warisan Rasa Melayu yang Jadi Ikon HUT Pekanbaru ke-242
- Traveliner
- 22 Mei 2026 07:59 WIB
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
