Pemkab Kampar Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual, Bullying, Narkotika
Gunung Sahilan-Maraknya kasus pembullyian dan kejahatan lainnya yang terjadi ditengah-tengah masyarakat terhadap anak terutama di lembaga pendidikan,Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar melalui Bidang Perlindungan anak lakukan berbagai sosialisasi dan pembelajaran kepada lembaga pendidikan yaitu ke sekolah-sekolah diseluruh tingkatan di Kabupaten Kampar. Pada sosialisasi kali ini Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar yang digawangi langsung oleh Kabid Perlindungan Anak Satiti Rahayu,S.Keb.SKM.MKM yang juga bertindak sebagai narasumber, berikan penyuluhan kepada para guru serta siswa/siswi di SLB Negeri Gunung Sahilan yang didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Karmaniza, S.Pd pada Selasa (17/9).
Kegiatan sosialisasi pada kesempatan ini selain membahas pencegahan Bullying, juga sosialisasikan bagaimana cara pencegahan kejahatan seksual, dan juga penyalahgunaan Narkotika. Selain pihak sekolah, sosialisasi ini juga mengundang Komite Sekolah dan para orangtua/wali murid SLB Negeri Gunung Sahilan.
"Bullying/perundungan/risak adalah perilaku yang tidak menyenangkan baik secara verbal ataupun sosial di dunia maya yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit dan tertekan yang di lakukan perorangan atau kelompok. Sedangkan dampak psikologis terhadap anak korban kekerasan sexsual dapat menyebabkan trauma yang berkepanjangan, rasa takut yang berlebihan, perkembangan jiwa yang terganggu, dan keterbelakangan mental. Pelaku kekerasan sexsual terhadap anak bisa dilakukan oleh orang yang terdekat dengan anak. Kekerasan sexsual terhadap anak menyebabkan trauma yang berkelanjutan, perasaan malu, ketakutan sehingga dapat merusak masa depan anak-anak.” Kata Satiti saat berikan pengarahannya.
Kemudian, Satiti juga menambahkan “Salah satu langkah strategis untuk mencegah terjadinya pembullyian dan kekerasan seksual adalah dengan memberikan edukasi sedari dini, mengenai hak asasi manusia, kesetaraan gender, kesetaraan disabilitas, kesehatan sexsual dan reproduksi, dan dampak dari kekerasan sexsual, serta menciptakan Zona Anti Kekerasan Sexsual di sekolah dan lingkungan masyarakat" ujarnya.
Dikesempatan ini Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar juga menggandeng Badan Narkotika Kampar (BNK) Kampar yang diwakili oleh Peni Rahman S.Pdi selaku Kasubag umum dan kepegawaian untuk berikan sosialisasi seputar penyalahgunaan Narkotika serta memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta upaya pencegahannya.
Pada kegiatan ini para narasumber juga memberikan penjelasan tentang bagaimana cara orang tua maupun guru untuk mengatasi dan melawan terhadap bahaya tindakan bullying, kekerasan sexsual dan Narkotika terhadap anak berkebutuhan khusus. Karena tempat yang sering terjadinya permasalahan ini adalah di rumah,sekolah, lingkungan masyarakat dan dunia maya (cyber).
Tujuan diadakan sosialisasi ini adalah agar tidak terjadi kasus-kasus yang mengancam para generasi muda. Tentunya di harapkan peran serta orang tua dan para guru karena ini adalah tanggung jawab kita bersama, khususnya perlindungan terhadap anak berkebutuhan khusus perlu adanya kerjasama berbagai pihak, terutama pengasuhan dalam keluarga. Meskipun anak-anak tersebut memiliki keterbatasan tapi mereka juga harus mendapatkan hak sebagaimana anak-anak lainnya yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang,hak perlindungan dan hak partisipasi. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
17 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Kampar Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
- Kampar
- 22 Mei 2026 09:38 WIB
Kue Talam Durian, Warisan Rasa Melayu yang Jadi Ikon HUT Pekanbaru ke-242
- Traveliner
- 22 Mei 2026 07:59 WIB
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
