Tidak Dianggarkan, Festival Kendaraan Hias Malam Takbir Idul Fitri 1446 Terpaksa Ditiadakan
KARIMUN, RESONANSI.CO– Bupati Karimun Ing Iskandarsyah terlihat sedikit kecewa tidak terlaksananya Festival Kendaraan Hias Malam Takbir Idul Fitri sebagai mana tahun tahun sebelumnya.
Bupati Ing Iskandarsyah mengatakan, kegiatan festival tersebut tidak dapat dilaksanakan karena kegiatannya tidak ada didalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
" Maaf untuk tahun ini, festival mobil hias tidak dapat dilaksanakan karena tidak dianggarkan," ujar Bupati Ing Iskandarsyah,di Telaga Tujuh, Kolong Bawah, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Rabu 26 Maret 2025 malam, usai membuka festival lampu colok.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Rocky baru dilantik pada 20 Februari 2025, sedangkan pengesahan APBD itu pada 30 November 2024, sehingga dirinya hanya meneruskan apa yang telah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya.
"Karena tidak ada di dalam DPA, maka tidak mungkin kami rubah DPA itu,” ujarnya.
Bupati menambahkan, untuk tahun depan festival kendaraan hias malam takbir Idul Fitri tersebut akan dilaksanakan seperti biasanya, bila perlu dilaksanakan di setiap Kecamatan_kecamatan.
“Insyaallah, kedepan kita akan coba anggarkan dan dijadikan prioritas untuk kita lakukan, karena sesuai visi misi kami yakni menjadikan Karimun yang maju, sejahtera dan berbudaya,. sehingga hal_hal seperti ini sangat penting dilakukan. Insya allah agar lebih meriah lagi kita akan membuat zonasi per kecamatan supaya lebih meriah," tambahnya.
Hal yang sama diungkapkan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole. Dirinya mengatakan bahwa pada tahun 2025 ini banyak kegiatan yang biasanya ada, tahun ini ditiadakan.
"Saya menilai bahwa Kabupaten Karimun ini sepertinya tidak memiliki standarisasi, sehingga banyak sekali kegiatan yang tadinya dapat dilaksanakan, sekarang ditiadakan, seperti festival mobil hias ini misalnya. Pada hal nilainya pada tahun lalu itu hanya sebesar Rp 46 juta saja. Untuk itu kami mohon maaf Ini bukan kemauan kami, tapi kita hanya menjalankan program yang sudah ada,” ujar Rocky sedikit kesal. RED/CW.
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
Imigrasi Karimun Jemput Bola Layani Pembuatan Paspor Remaja Sakit
- Karimun
- 20 Mei 2026 22:41 WIB
DPRD Kampar Dorong Pengembangan Riset Biodiesel Siswa MAN 5 Kuntu
- Kampar
- 20 Mei 2026 19:44 WIB
Pembalakan Liar di Habitat Harimau Sumatera, Pria di Inhil Ditangkap Gakkum Kehutanan
- Hukrim
- 20 Mei 2026 18:40 WIB
Resmi Diserahkan Presiden Prabowo, Enam Jet Rafale Perkuat Pertahanan Udara
- Nasional
- 20 Mei 2026 18:21 WIB
Tahun Ketiga Digelar, Anugerah Pendidikan Riau 2026 Beri Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi
- Pendidikan
- 20 Mei 2026 18:18 WIB
Bupati Roby Sidak Puskesmas Teluk Bintan, Pastikan Pelayanan Kesehatan Maksimal
- Bintan
- 20 Mei 2026 16:45 WIB
Polsek Keritang Dampingi Warga Tanam Jagung 1 Hektar Dukung Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 20 Mei 2026 16:43 WIB
Jembatan Durian Tandang Miring Diduga Akibat Tambang Ilegal, Aparat dan Warga Turun ke Lokasi
- Kampar
- 20 Mei 2026 12:42 WIB
