Harga TBS Sawit Plasma di Riau Naik, Swadaya Justru Turun
KAMPAR -Pemerintah Provinsi Riau kembali menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode Rabu-Selasa, 27 Mei hingga 2 Juni 2026. Pada periode kali ini, harga TBS pola kemitraan plasma mengalami kenaikan, sementara pola kemitraan swadaya justru mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil penetapan tim harga, TBS kelapa sawit kemitraan plasma untuk umur tanaman 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.932,63 per kilogram atau naik Rp65,73 per kilogram dibanding periode sebelumnya.
Sementara itu, harga TBS kemitraan swadaya umur 9 tahun berada di angka Rp3.709,35 per kilogram atau turun Rp147,79 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar Marahalim melalui Kabid Usaha Perkebunan Disbunnak Keswan Kampar, Helvizar, mengatakan perbedaan tren harga tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama pergerakan harga Crude Palm Oil (CPO), kernel, serta indeks K yang menjadi komponen dalam penetapan harga TBS.
“Untuk periode kali ini, harga TBS plasma mengalami kenaikan karena didukung penguatan harga CPO dan komponen penunjang lainnya. Sedangkan pada pola swadaya terjadi penurunan akibat adanya penyesuaian harga di tingkat pabrik serta faktor indeks yang memengaruhi hasil penetapan,” ujar Helvizar di Bangkinang, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, harga TBS plasma masih relatif lebih tinggi karena pola kemitraan tersebut memiliki tata kelola dan standar kemitraan yang lebih terukur dibandingkan swadaya.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong petani sawit swadaya agar meningkatkan kualitas hasil panen dan memperkuat kelembagaan petani supaya harga jual dapat lebih kompetitif.
“Kami mengimbau petani untuk terus menjaga kualitas buah dan memperhatikan standar panen. Selain itu, kemitraan dan penguatan kelembagaan petani juga penting agar posisi tawar petani semakin baik,” tambahnya.
Dalam penetapan tersebut, harga CPO untuk pola kemitraan swadaya tercatat sebesar Rp14.598 per kilogram, harga kernel Rp15.277,56 per kilogram, dan harga cangkang Rp26,09 per kilogram dengan indeks K sebesar 92,87 persen.
Sementara untuk pola kemitraan plasma, harga CPO ditetapkan Rp15.311,62 per kilogram, harga kernel Rp15.295,58 per kilogram, dan harga cangkang Rp19,15 per kilogram dengan indeks K sebesar 93,30 persen. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

