Kasat Lantas Pelalawan Turun Tangan Atasi Macet Jalintim Akibat Antrean BBM

PELALAWAN — Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, menegaskan pihaknya telah mengambil langkah cepat dan strategis untuk mengatasi kemacetan parah di Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang dipicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam sepekan terakhir.

“Kemarin kita lakukan rapat, pertemuan ini bertujuan mencari solusi konkret dan memastikan operasional SPBU tidak lagi menjadi pemicu kemacetan, jangan sampai terulang lagi,” ujar Tatit, Rabu (6/5/2026).

Kemacetan terjadi akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membuat antrean truk dan kendaraan pribadi mengular hingga memakan badan jalan. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kelancaran transportasi, termasuk distribusi logistik.

Bahu jalan yang seharusnya difungsikan sebagai jalur darurat pun berubah menjadi area parkir kendaraan yang mengantre BBM, sehingga mempersempit ruas jalan lintas provinsi yang dikenal padat tersebut.

Merespons kondisi itu, Satlantas Polres Pelalawan langsung menerjunkan personel ke sejumlah titik rawan untuk mengurai kemacetan serta menata antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama.

Selain itu, AKP Tatit juga menggelar rapat koordinasi dengan para pengelola SPBU di wilayahnya. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari delapan SPBU, di antaranya SPBU Palas, Kota Pangkalan Kerinci, hingga Sei Kijang. Namun, ia menyayangkan ketidakhadiran tiga SPBU lainnya, yakni SPBU Dundangan, SPBU Nilam Sari Sorek, dan SPBU Nilam Sari Ukui.

Dari hasil rapat, disepakati bahwa setiap SPBU wajib menyiagakan satu hingga dua petugas khusus untuk mengatur antrean kendaraan secara internal, sehingga tidak meluber hingga ke badan jalan.

Sebagai langkah lanjutan, personel Satlantas juga memasang spanduk peringatan di area SPBU Nilam Sari Sorek yang berisi imbauan kepada pengendara agar tidak mengantre di badan jalan.

“Kita sudah tegaskan supaya pengelola SPBU melaksanakan hasil rapat, sehingga arus lalu lintas tidak terganggu saat antrean terjadi,” tukas Tatit. Anton

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Pelalawan



Bagikan