Antonius Budi Ariantho: Indonesia Open Jadi Bahan Evaluasi Fajar/Fikri

JAKARTA – Pelatih Ganda Putra Utama PBSI, Antonius Budi Ariantho, menegaskan bahwa hasil yang diraih pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada Indonesia Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.

Menurut Budi, Indonesia Open merupakan salah satu turnamen yang memiliki nilai strategis dalam program pembinaan dan target prestasi PBSI. Namun, hasil yang diperoleh ganda putra peringkat 2 dunia tersebut masih belum sesuai dengan harapan setelah mereka tersingkir pada babak 32 besar.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan ke depan," ujar Budi dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa performa Fajar/Fikri dalam beberapa turnamen terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pada Singapore Open 2026, pasangan tersebut berhasil melangkah hingga partai final sebelum akhirnya dikalahkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty.

Budi menambahkan, Australian Open tidak masuk dalam program turnamen utama Fajar/Fikri pada periode ini. Karena itu, pasangan ganda putra Indonesia tersebut akan memanfaatkan waktu yang ada untuk meningkatkan kualitas permainan dan kondisi fisik.

"Sementara itu, turnamen Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini. Oleh karena itu, fokus mereka saat ini akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games," tukasnya. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Olahraga



Bagikan

Berita Terbaru