DPRD Riau Dorong Optimalisasi PAD, Ginda Burnama Tekankan Validitas Data dan Sinergi Lintas Lembaga
PEKANBARU – DPRD Riau terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan data dan kolaborasi lintas lembaga. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan penerimaan daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal ke depan.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, menegaskan bahwa kejelasan dan validitas data menjadi faktor utama dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Rekan-rekan di Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah diharapkan bisa mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. Namun, ada beberapa data yang harus diperjelas sumbernya agar bisa diklaim secara sah dan langsung dimanfaatkan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan, tanpa basis data yang akurat dan terintegrasi, upaya peningkatan PAD akan sulit mencapai hasil maksimal.
“Kalau datanya belum kuat, kita akan kesulitan dalam menetapkan target maupun melakukan penagihan. Karena itu, pembenahan data harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Menurut Ginda, komitmen penguatan PAD juga telah ditunjukkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berupaya memperbaiki basis data serta menggali potensi penerimaan baru.
Ia optimistis, langkah tersebut mulai menunjukkan hasil pada tahun 2026, khususnya pada semester kedua, dan menjadi fondasi penting dalam penyusunan target pendapatan tahun 2027.
“Untuk 2026 kita optimis mulai terlihat hasilnya di semester kedua. Ini akan menjadi pijakan penting dalam menyusun rencana peningkatan PAD di 2027,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui proyeksi awal pendapatan untuk 2027 masih belum terlalu menggembirakan. Oleh karena itu, diperlukan kerja bersama antara pemerintah provinsi, DPRD melalui Pansus, serta komisi terkait.
“Memang hitungan awal belum terlalu menggembirakan, tapi dengan kerja bersama dan langkah konkret, kita yakin target peningkatan PAD bisa tercapai,” ujarnya.
Ginda juga mengungkapkan bahwa upaya optimalisasi pendapatan mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk aparat penegak hukum.
“Alhamdulillah sudah direspons baik oleh Kapolda, Kajati, dan Pangdam untuk bersama-sama mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Ini penting untuk memperkuat pengawasan di lapangan,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta aparat penegak hukum dapat berjalan efektif, sehingga seluruh potensi pendapatan dapat dimaksimalkan demi meningkatkan kemandirian fiskal Provinsi Riau. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
DPRD Kampar Dorong Percepatan NUPTK, Rinaldo: Kunci Kesejahteraan Guru
- Kampar
- 08 April 2026 21:35 WIB
Mundurnya Kadiskes Kampar Disesalkan, Repol Kritik Kebijakan Penempatan ASN
- Kampar
- 08 April 2026 18:00 WIB
Menaker Tegaskan Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
- Nasional
- 08 April 2026 15:34 WIB
Potensi Wisata Kampar Kian Bersinar, Disparbud Bidik Wisatawan Malaysia dan Kembangkan Minat Khusus
- Kampar
- 08 April 2026 15:25 WIB
Komisi II DPRD Kampar Bongkar Kendala NUPTK, Koordinasi Langsung ke Pusdatin
- Kampar
- 08 April 2026 14:34 WIB
Pemkab Kampar Data Kerugian Nelayan, Dampak Ikan Mati Capai Ratusan Juta
- Kampar
- 08 April 2026 13:25 WIB
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
- Nasional
- 08 April 2026 11:19 WIB
Li Claudia: Lansia Batam Harus Sejahtera, Bantuan Akan Terus Diperluas
- Batam
- 08 April 2026 10:20 WIB
Bupati Ahmad Yuzar Teken Kerja Sama PSEL, Kampar Ambil Peran Strategis Ubah Sampah Jadi Energi
- Kampar
- 07 April 2026 23:48 WIB
JCH Kampar Tahun Ini Sebanyak 452 Orang, Berangkatkan Mulai Tanggal 26 April 2026
- Kampar
- 07 April 2026 22:30 WIB
Rumah Kosong di Tempuling Jadi Target, Pelaku Ditangkap
- Inhil
- 07 April 2026 21:45 WIB
